Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Memperingatkan Risiko AI dapat 'Bahayakan Peradaban'

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 04:02 WIB | Oleh:
Elon Musk Memperingatkan Risiko AI dapat 'Bahayakan Peradaban' Doc: Istimewa
Ket. CEO Tesla dan X, Elon Musk saat ditanyabwartawa. Forum tertutup ini menimbulkan skeptis dari kedua belah pihak.

WASHINGTON - Miliarder teknologi dari Amerika Serikat, Elon Musk, pada Rabu (13/9) memperingatkan para senator dalam pertemuan pribadi di Capitol Hill bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memiliki "risiko peradaban" bagi pemerintah dan masyarakat.

Dilansir dari NBC News, Musk menyampaikan pernyataan ini pada pertemuan puncak tertutup pertama kali tentang AI yang menampilkan para raksasa Teknologi Besar, seperti Mark Zuckerberg, Bill Gates, Sundar Pichai, dan Sam Altman . Sebanyak 100 senator terkait bidang AI diundang, meski tidak semuanya hadir.

Saat meninggalkan Capitol, Musk menyebut pertemuan itu "bersejarah." Dia juga mendukung gagasan perlunta badan federal baru yang mengawasi AI dan mengulangi peringatannya bahwa kecerdasan buatan menimbulkan bahaya yang sangat besar.

"Konsekuensi dari kesalahan AI sangat parah sehingga kita harus proaktif daripada reaktif," kata Musk kepada sekelompok wartawan sebelum dia masuk ke Tesla yang menunggunya.

"Pertanyaannya sebenarnya adalah risiko peradaban. Ini tidak seperti sekelompok manusia versus kelompok manusia lainnya. Ini seperti, hei, ini adalah sesuatu yang berpotensi menimbulkan risiko bagi semua manusia di mana pun," ujarnya.

Ketika ditanya apakah AI akan menghancurkan umat manusia, Musk berhenti sejenak dan menjawab "Ada kemungkinan di atas nol bahwa AI akan membunuh kita semua".

"Menurutku itu rendah. Namun jika ada peluang, saya pikir kita juga harus mempertimbangkan kerapuhan peradaban manusia," ungkapnya.

Senator Cynthia Lummis, yang menghadiri pertemuan tersebut, mengatakan dia terkejut dengan ungkapan Musk soal "risiko peradaban". Dia menuliskannya di buku catatannya dan menunjukkannya kepada dua wartawan.

Panelis lain, katanya, berbicara tentang perlunya reformasi imigrasi untuk memungkinkan lebih banyak pekerja teknologi tinggi di AS dan perlunya reformasi standar di Institut Standar dan Teknologi Nasional.

"Dari sana Anda mendapatkan segalanya untuk memberikan komentar tingkat tinggi tentang risiko peradaban yang terkait dengan AI, yang merupakan komentar setinggi 60.000 kaki, dan semuanya ada di antara keduanya, jadi menurut saya ini sangat menarik dan bermanfaat. Dan saya senang saya pergi," kata Lummis.

Pertemuan bipartisan, yang dijuluki AI Insight Forum, dipandu oleh Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, dan Senator Mike Rounds, Todd Young, dan Martin Heinrich. Lebih banyak forum AI akan diadakan hingga akhir tahun ini, yang berfungsi sebagai sesi bertukar pikiran tentang bagaimana pembuat undang-undang dapat mengatur kecerdasan buatan.

"Kami mendapat konsensus mengenai beberapa hal, Saya bertanya kepada semua pihak yang hadir apakah pemerintah perlu berperan dalam mengatur AI, dan setiap orang angkat tangan, meskipun mereka memiliki pandangan yang berbeda," kata Schumer kepada wartawan.

"Jadi hal ini memberi kita pesan di sini bahwa kita harus berusaha bertindak, sesulit apa pun prosesnya".

CEO Meta, Mark Zuckerberg, tidak menjawab pertanyaan saat meninggalkan pertemuan. Timnya memberikan sambutan yang telah disiapkan dari dalam ruangan, dimana ia mengatakan bahwa tanggung jawab ada pada pemerintah untuk mengatur AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.