Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda Sulbar Luncurkan Aplikasi Pendeteksi Stunting

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 16:19 WIB | Oleh:
Polda Sulbar Luncurkan Aplikasi Pendeteksi Stunting Doc: ANTARA/HO/Humas Polda Sulbar
Ket. Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Adang Ginanjar (dua dari kanan) dan Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh (dua dari kiri) pada peluncuran aplikasi Si Centing Siamasei di Mapolda Sulbar, Kamis (14/9).

MAMUJU - Polda Sulawesi Barat meluncurkan aplikasi Si Centing Siamasei, sebuah sistem informasi untuk mendeteksi masalah stunting pada anak-anak balita yang merujuk pada perkembangan fisik.

Kapolda Sulawesi BaratInspektur Jenderal Polisi Adang Ginanjar, di Mamuju, Kamis mengatakan Si Centing Siamasei yang merupakan aplikasi pertama di Indonesia, juga dapat menghubungkan secara efektif antara bayi yang terindikasi stunting dengan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar.

"Peluncuran aplikasi ini merupakan salah satu upaya Polda Sulbar dalam membantu pemerintah daerah menekan angka stunting di wilayah ini," kata Adang Ginanjar.

Fitur yang disajikan pada aplikasi Si Centing Siamasei cukup beragam, seperti pendeteksi data antropometri, pemberian informasi dan edukasi tentang penyebab dampak dan pencegahan dalam pertumbuhan anak, perkembangan pertumbuhan anak secara teratur serta pemberian saran gizi yang seimbang.

"Juga, menyajikan data dan informasi bagi pimpinan," katanya.

Aplikasi Si Centing Siamasei lanjut Kapolda, pada dasarnya dapat memberikan petunjuk yang jelas bagi ibu-ibu dan tenaga kesehatan tentang status bayinya dan tindakan apa yang bisa dilakukan.

Aplikasi Si Centing Siamasei juga menyediakan layanan untuk pasien bertemu langsung atau datang ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Setelah mendapatkan penilaian dari pihak rumah sakit tambahnya, maka bisa masuk ke dalam program hospital parenting stunting.

"Kemudian, rumah sakit akan memberikan pelayanan holistik secara keseluruhan mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan, terapi, pemberian makanan tambahan bahkan pemberian santunan bagi keluarganya jika dirasa perlu," jelasnya.

Aplikasi tersebut kata Kapolda, bukan hanya berkontribusi pada edukasi keluarga tetapi juga solusi nyata bagi permasalahan stunting yang memerlukan bantuan tenaga medik.

"Perlu saya sampaikan juga, jika nanti ada kendala dalam penggunaan aplikasi ini, jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada polres atau polsek terdekat, Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah maupun datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujar Adang Ginanjar.

Sementara, Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasi atas peluncuran aplikasi Si Centing Siamasei tersebut.

"Ini sebagai bentuk dukungan Polri dalam menangani persoalan stunting di Sulbar," kata Zudan Arif Fakrulloh.

Bersamaan itu, pihaknya juga mengapresiasi penuh penyiapan Si Centing Siamasei dalam mendorong penurunan stunting.

Penjabat Gubernur menyampaikan, dari delapan program utama Presiden Joko Widodo, yang menjadi tugas dan perhatian bersama, khusus Sulbar ada program spesifik, yaitu anak tidak sekolah dan kawin muda.

"Ini sepaket dengan stunting dan kemiskinan ekstrem. Mari bersama-sama turun ke level posyandu dengan kompak maju untuk menurunkan angka stunting di Sulbar," katanya.

Peluncuran aplikasi aplikasi Si Centing Siamasei tersebut ditandai penandatanganan kerja sama pencegahan, penanggulangan dan penurunan stunting di Provinsi Sulbar yang juga dirangkaikan pemasangan atribut rompi sebagai Satgas Pencegahan Stunting Sulbar.

Pada kegiatan itu, Ketua Bhayangkari Daerah Sulbar Miranti Adang Ginanjar, sebagai ibu asuh penanganan stunting memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan Bhabinkamtibmas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.