Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Hibah Ini, Pengelola Museum Sumsel Fasilitasi Pelestarian Benda Corak Kebudayaan

📅 Senin, 11 Sep 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Hibah Ini, Pengelola Museum Sumsel Fasilitasi Pelestarian Benda Corak Kebudayaan Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Koleksi Museum Negeri Balaputra Dewa Sumsel.

Palembang - Keren hibah ini, Pengelola Museum Negeri Balaputra Dewa Sumatera Selatan memfasilitasi pelestarian benda bercorak kebudayaan dengan menyediakan ruangan pameran khusus hibah dari masyarakat yang memiliki koleksi benda tersebut.

"Dengan disediakannya ruangan pameran khusus benda hibah dari masyarakat yang ingin koleksi benda bercorak kebudayaan koleksi pribadi warisan leluhurnyaterpelihara dengan baik dan dapat selalu dinikmati generasi muda penerus bangsa, maka dapat menyerahkannya ke museum," kata Kepala UPTD Museum Negeri Sumsel Chandra Amprayadi di Palembang, Ahad.

Dia menjelaskan pada akhir Agustus 2023 , pihaknya menerima hibah sebilah 'Pedang Rudus' yang merupakan peninggalan nenek moyang masyarakat Desa Penggage, Kecamatan Sangadesa, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pedang berusia ratusan tahun tersebut dihibahkan oleh Hinsom seorang guru SD Negeri Talang Buluh, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Sebelumnya, pihaknya juga menerima hibah dari masyarakat ratusan keramik dan fragmen keramik peninggalan masa Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.

Bagi masyarakat yang memiliki benda bernilai sejarah dan berniat untuk menyerahkannya ke museum agar bisa dipamerkan dan dipelihara dengan baik atau tetap lestari sehingga dapat dilihat generasi muda penerus bangsa sepanjang waktu, silakan menghubungi petugas museum untuk proses hibahnya.

"Benda bercorak kebudayaan dan peninggalan sejarah lainnya yang dihibahkan ke museum tidak akan menghapus sumber koleksi, ketika dipajang di ruang pamer nama orang yang menghibahkan disebutkan di tulisan keterangan benda tersebut," katanya.

Koleksi Museum Negeri Balaputra Dewa Palembang, Sumatera Selatan, dalam beberapa tahun terakhir terus bertambah yang diperoleh dari hibah atau sumbangan masyarakat.

"Kepedulian dan dukungan masyarakat melengkapi koleksi berbagai benda bersejarah di museum akhir-akhir ini terus meningkat, terbukti mulai banyak yang secara sukarela menghibahkan koleksi pribadinya," ujarnya.

Museum Negeri Sumsel menyimpan koleksi mulai dari zaman pra-sejarah, zaman Kerajaan Sriwijaya, zaman Kesultanan Palembang, hingga zaman kolonialisme Belanda.

Dalam beberapa tahun terakhir pihaknya telah menambah 2.000 lebih koleksi baru yang diperoleh dari hibah masyarakat berbagai daerah di Sumsel dan provinsi lainnya.

Bagi masyarakat yang memiliki koleksi benda bersejarah peninggalan dari berbagai zaman diharapkan bisa menghibahkannya ke Museum Balaputra Dewa yang berlokasi di Jalan Srijaya I No 28 kawasan KM 6,5 Palembang, kata Chandra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.