Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tembok Besar Tiongkok Dirusak 2 Pekerja Konstruksi yang Ingin Bikin Jalan Pintas

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 15:30 WIB | Oleh:
Tembok Besar Tiongkok Dirusak 2 Pekerja Konstruksi yang Ingin Bikin Jalan Pintas Doc: BBC/Youyou County Police
Ket. Polisi setempat mengatakan dua orang menggali "celah besar" pada rongga Tembok Besar kuno untuk membuat jalan pintas.

JAKARTA - Tembok Besar Tiongkok sebagian rusak parah oleh pekerja konstruksi di provinsi Shanxi tengah, yang menggunakan ekskavator untuk menggalinya.

BBC melaporkan, dua orang diduga mencoba membuat jalan pintas untuk pekerjaan konstruksi mereka.

Keduanya telah ditahan polisi dan kasusnya sedang diselidiki lebih lanjut.

Seorang pria berusia 38 tahun dan wanita berusia 55 tahun bekerja di dekat daerah yang terkena dampak, Tembok Besar ke-32.

Mereka menggali "celah besar" dengan memperlebar rongga yang ada di Tembok Besar sehingga ekskavator mereka bisa melewatinya.Polisi mengatakan mereka ingin mengurangi jarak yang harus mereka tempuh.

Polisi juga menekankan bahwa keduanya menyebabkan "kerusakan permanen terhadap integritas Tembok Besar Ming dan keamanan peninggalan budaya".

Terletak di wilayah Youyu, Tembok Besar ke-32 merupakan bagian dari Tembok Besar Ming dan dikategorikan sebagai situs sejarah dan budaya yang dilindungi di tingkat provinsi.

Petugas diberitahu tentang kerusakan tersebut pada 24 Agustus setelah menerima laporan bahwa ada celah besar di tembok.

Tembok Besar, situs warisan dunia Unesco sejak 1987, dibangun dan dibangun kembali secara terus-menerus dari sekitar tahun 220 SM hingga Dinasti Ming pada tahun 1600-an, ketika Tembok Besar tersebut merupakan struktur militer terbesar di dunia.

Bagian yang paling terpelihara dibangun pada masa Dinasti Ming antara abad ke-14 dan ke-17.Ini adalah salah satu yang sekarang memiliki lubang besar baru yang dilubangi.

Meskipun bagian Tembok Besar yang lebih terkenal terdiri dari bangunan indah yang dihiasi menara pengawas kuno, bagian lain dari bangunan tersebut runtuh atau hilang sama sekali.

Laporan tahun 2016dari surat kabar Beijing Times menunjukkan bahwa lebih dari 30 persen Tembok Besar Ming telah hilang seluruhnya, dan hanya 8 persen yang dianggap terpelihara dengan baik.

Untuk memahami mengapa seseorang - seperti tersangka - mungkin memiliki sikap yang tidak sopan terhadap penghancuran suatu bagian dari struktur bersejarah yang terkenal di dunia ini, penting untuk mempertimbangkan apa yang dimaksud dengan hal itu.

Tembok Besar adalah serangkaian benteng yang membentang di sebagian besar wilayah Tiongkok utara dan berada dalam berbagai kondisi rusak.Kadang-kadang ditemukan di tempat-tempat yang terdapat desa atau kota, namun seringkali di daerah terpencil di berbagai provinsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.