Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nadiem: Pengukuhan Guru Besar Momen Penting dalam Implementasi Otonomi Daerah

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 19:01 WIB | Oleh:
Nadiem: Pengukuhan Guru Besar Momen Penting dalam Implementasi Otonomi Daerah Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam pengukuhan Pius Lustrilanang sebagai Guru Besar bidang Manajemen Pemerintahan Ilmu Daerah, di Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, Pekan lalu.

PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) baru saja mengukuhkan Pius Lustrilanang sebagai Guru Besar bidang Manajemen Pemerintahan Ilmu Daerah. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut pengukuhan guru besar berkaitan dengan pemajuan daerah.

"Pengukuhan merupakan momen penting dalam implementasi otonomi daerah," kata Nadiem di Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, pekan lalu.

Dia menyampaikan pemberian otonomi ini memberi dampak positif bagi daerah. Salah satunya, makin banyaknya inovasi dalam pembangunan dan kemajuan.

Dia menambahkan, otonomi pemerintah daerah juga berdampak pada terbukanya ruang kolaborasi lebih luas. Menurutnya, hal tersebut menjadi praktik baik daerah. "Praktik baik di daerah memberikan inspirasi kami untuk memberikan kemerdekaan yang lebih besar bagi pemangku kepentingan pendidikan," tandasnya.

Profesor Kehormatan

Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek, Tjitjik Srie Tjahjandarie, mengatakan, profesor kehormatan adalah pengharagaan yang diberkan oleh seseorang yang berkontribusi di dalam bidang keilmuan. Perguruan tinggi memiliki kewenangan untuk memberikan gelar tersebut.

"Jadi hak perguruan tinggi yang lakukan evaluasi siapa yang kemudian berhak secara keilmuan, secara ini untuk bisa diberikan profesor kehormatan yang tentunya dibahas dan ditetapkan melalui senat kampus," jelasnya.

Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, mengatakan pemberian gelar profesor bagi Pius Lustrilanang merupakan bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia yang berkarakter daerah dan perdesaan. Menurutnya, sudah menjadi tugas akademisi untuk mengidentifikasi permasalahan, mengoptimasi peluang, untuk kemudian memproyeksikannya dalam pemikiran sekaligus karya yang terasakan manfaatnya di masyarakat.

Dia menyampaikan selamat atas pencapaian Pius Lustrilanang sebagai Profesor. Dia berharap, hal tersebut dapat memberi inspirasi dalam pengembangan pengetahuan khususnya di bidang manajemen pemerintahan daerah.

"Hal ini sekali lagi, tentunya sejalan dengan pola ilmiah pokok kita, yakni pengembangan sumberdaya perdesaan dan kearifan lokal," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.