Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendalikan Inflasi Pangan, Kadin-Sahara Resmikan Posko Pangan

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 16:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kendalikan Inflasi Pangan, Kadin-Sahara Resmikan Posko Pangan Doc: Istimewa.
Ket. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) serta Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) meresmikan Posko Pangan Serentak Nasional, Jumat (8/9).

JAKARTA-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) serta Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) meresmikan Posko Pangan Serentak Nasional, Jumat (8/9). Ini merupakan peresmian kedua.

Dalam peresmian kali ini, Kadin menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memperluas dan melebarkan peran aktif usaha kecil, khususnya usaha sektor pangan di tengah masyarakat. Sebanyak 100 ribu warung dapat meningkatkan meningkatkan penghasilan melalui program posko pangan.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, menekankan hadirnya posko pangan yang didukung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini, sejalan dengan ekonomi kerakyatan dan kegotong royongan yang menjadi spirit perekonomian usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tingkat lapisan masyarakat.

"Posko pangan yang hadir di tengah masyarakat ini, juga menjadi wujud nyata dalam upaya menekan kemiskinan ekstrem dengan cara memberikan harga pangan yang murah dan terjangkau," ujarnya.

Di sisi lain, hadirnya warung-warung yang bertransformasi menjadi posko pangan dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok yang signifikan ini, mampu meningkatkan daya beli masyarakat.

Founder Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) Sharmila Yahya, menegaskan diresmikannya posko pangan ini, merupakan langkah konkret kewirausahaan untuk mensinergikan sektor pangan dalam menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan pasokan di tingkat RT/RW, pedesaan, kelurahan hingga kecamatan di seluruh daerah.

"Langkah ini sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman dalam mewujudkan sembako murah terjangkau bagi masyarakat di tengah melonjaknya harga pangan global," tegas Sharmila yang juga Ketua Umum Inkowapi.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. Kepala Bapanas menekankan upaya posko pangan yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu dan daging ayam dengan harga yang lebih murah sesuai harga eceran tertinggi (HET) ini, sejalan dengan langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, di tengah kenaikan harga pangan akibat kekeringan berkepanjangan yang disebabkan cuaca ekstrem El Nino.

"Dengan hadirnya posko pangan nasional sangat membantu masyarakat. Apalagi warung yang dijadikan posko pangan berada di lingkungan masyarakat. Berkat intervensi pangan ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok sesuai harga eceran tertinggi (HET), mudah dan terjangkau," tegasnya.

Tentu saja, kehadiran posko pangan ini, benar-benar untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok yang mudah dan murah. Selain itu, diharapkan posko pangan juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong peningkatan ekonomi daerah, serta dapat membantu meningkatkan perekonomian pemilik warung yang warungnya berubah menjadi posko pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.