Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Niger Pasca Kudeta Berharap Tercapai Kesepakatan dengan ECOWAS

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Niger Pasca Kudeta Berharap Tercapai Kesepakatan dengan ECOWAS Doc: weafrica24.com
Ket. PM Niger yang ditunjuk junta militer, Ali Mahaman Lamine Zeine.

NIAMEY - Perdana Menteri Niger yang ditunjuk militer pada Senin (4/9) mengatakan, ia melihat harapan tercapainya kesepakatan "dalam beberapa hari mendatang" dengan blok Afrika Barat ECOWAS.

Dia juga mengatakan "kontak" sedang dilakukan mengenai penarikan "sangat cepat" pasukan Prancis dari Niger setelah hubungan dengan Prancis memburuk pasca kudeta militer.

"Kami belum menghentikan kontak dengan ECOWAS, kami terus melanjutkan kontak. Kami mempunyai harapan baik untuk mencapai kesepakatan dalam beberapa hari mendatang," kata PM Ali Mahaman Lamine Zeine pada konferensi pers di Niamey.

ECOWAS, Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat, telah menerapkan sanksi berat terhadap Niger setelah tentara pemberontak pada 26 Juli menggulingkan Mohamed Bazoum, presiden Niger yang terpilih secara demokratis.

Mereka juga beberapa kali memperingatkan akan melakukan intervensi militer untuk mengembalikan Bazoum ke kursi presiden jika upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis tersebut gagal.

"Kami bersiap untuk diserang kapan saja. Segala persiapan telah dilakukan. Ini akan menjadi perang yang tidak adil. Kami bertekad untuk membela diri jika ada serangan," kata Zeine kepada wartawan.

Masalah Batas Waktu

Pertanyaan kunci dalam krisis ini adalah batas waktu untuk kembali ke pemerintahan sipil.

Presiden Nigeria Bola Tinubu yang juga ketua ECOWAS saat ini, Kamis lalu menyatakan periode sembilan bulan seperti yang dialami negaranya pada akhir 1990an.

"Presiden tidak melihat alasan mengapa hal tersebut tidak dapat ditiru di Niger, jika otoritas militer Niger tulus," kata kepresidenan Nigeria dalam sebuah pernyataan.

Aljazair, tetangga Niger yang berpengaruh di utara, telah mengusulkan transisi enam bulan.

Para penguasa militer sejauh ini belum menanggapi saran tersebut, setelah sebelumnya berbicara mengenai periode pengembalian selama tiga tahun.

ECOWAS telah mengambil tindakan keras terhadap Niger menyusul serangkaian kudeta di wilayahnya sejak 2020.

Militer mengambil alih kekuasaan di Mali dan Burkina Faso. Seperti Niger, jumlah angkatan bersenjata yang mengalami kerugian meningkat dalam menghadapi pemberontakan jihadis yang sudah berlangsung lama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.