IHSG Rawan Aksi Jual
📅 Selasa, 05 Sep 2023, 08:53 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berbalik melemah, hari ini (5/9), setelah menguat pada awal pekan. Investor diperkirakan mengantisipasi data cadangan devisa yang akan dirilis Kamis (7/9) dan Indeks Keyakinan Konsumen, Jumat (8/9), sementara dari eksternal pelaku pasar mengantisipasi data ekspor-impor Tiongkok pada Agustus lalu yang akan dirilis pada Kamis pekan ini.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (5/9), rawan aksi jual ke kisaran 6.950-6.980. Dalam perdagangan awal pekan ini, IHSG membentuk pola doji. Stochastic RSI berada pada overbought area.
Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/8) sore, ditutup menguat yang ditopang oleh sektor energi dan sektor barang baku (basic materials). IHSG ditutup menguat 19,10 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.996,75. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,96 poin atau 0,31 persen ke posisi 969,92.
"Hari ini IHSG banyak di topang oleh sektor energi dan barang baku (basic materials). Beberapa katalis kenaikan harga komoditi seperti nikel, minyak dan batubara membuat sentimen positif di IHSG," ujar Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Roger MM di Jakarta, kemarin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!