Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jejak Karbon Teknologi, Bisakah AI Berevolusi Secara Bertanggung Jawab?

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 14:54 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penempatan tidak selalu membutuhkan kekuatan komputasi sebesar chip Nvidia, namun secara kumulatif, interaksi tanpa akhir di dunia nyata jauh melebihi pelatihan dalam hal beban kerja.

"Inferensi akan menjadi masalah yang lebih besar dengan ChatGPT, yang dapat digunakan oleh siapa saja dan diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari melalui aplikasi dan pencarian web," kata Lynn Kaack, asisten profesor ilmu komputer di Hertie School di Berlin.

Perusahaan cloud terbesar bersikeras mereka berkomitmen untuk seefisien mungkin dalam penggunaan energi.

Amazon Web Services berjanji akan menjadi netral karbon pada 2040. Sementara Microsoft berjanji akan menjadi negatif karbon pada 2030.

Bukti terbaru bahwa perusahaan-perusahaan tersebut serius dalam melakukan efisiensi energi cukup meyakinkan.

Antara tahun 2010 dan 2018, penggunaan energi pusat data global hanya meningkat sebesar 6 persen, meskipun terjadi peningkatan beban kerja dan komputasi sebesar 550 persen, menurut Badan Energi Internasional.

Berpikir 'Mundur'

Para petinggi AI di Silicon Valley percaya, pembahasan mengenai jejak karbon AI saat ini tidak ada gunanya, dan meremehkan potensi revolusionernya.

Para penentang menganggap hal tersebut sebagai hal yang terbalik, kata CEO Nvidia Jensen Huang kepada wartawan yang baru-baru ini berkunjung ke kantor pusat perusahaannya di California.

Penerapan AI secara massal dan komputasi yang lebih cepat pada akhirnya akan mengurangi kebutuhan akan cloud data dunia, ujarnya.

Kekuatan super AI akan mengubah laptop, mobil, atau perangkat di saku Anda menjadi superkomputer hemat energi tanpa perlu "mengambil" data dari cloud.

"Di masa depan, akan ada model kecil yang ada di ponsel Anda dan 90 persen piksel akan dihasilkan, 10 persen akan diambil, bukan 100 persen yang diambil -- sehingga Anda akan menghemat ( energi)," ujarnya.

Sam Altman dari OpenAI percaya AI akan segera mampu membangun masa depan yang benar-benar baru bagi umat manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.