Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Inovasi, Bapanas Jaga Daya Ungkit Komoditas Pangan dengan Hilirisasi Produk

📅 Sabtu, 02 Sep 2023, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Inovasi, Bapanas Jaga Daya Ungkit Komoditas Pangan dengan Hilirisasi Produk Doc: ANTARA/HO-Bapanas
Ket. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi saat hadir dalam pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Banten di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten. Jumat (01/09/2023).

Jakarta - Perkuat inovasi, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) mendorong pengembangan hilirisasi produk pangan untuk memberi daya ungkit komoditas pangan serta mendongkrak perekonomian daerah.

"Siapkan hilirisasinya, produksinya di sini, dikemas dan diolah di sini, sehingga ekonomi itu bisa berkembang, dan tentu berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas inflasi secara nasional," kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Arief yang hadir pada Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Banten itu menuturkan bahwa penguatan hilirisasi menjadi salah satu arahan Presiden Joko Widodo. Namun dibutuhkan kolaborasi stakeholder terkait untuk menyerap hasil panen petani/peternak dan mendorong penguatan hilirisasi.

"Karena itu, keterlibatan BUMN pangan maupun swasta sebagaiofftakerhasil produksi petani/peternak harus didorong," ucapnya.

Untuk mendorong penguatan stabilitas pasokan dan harga pangan, Arief mendorong pemanfaatan teknologi rantai dingin untuk memperpanjang masa simpan produk pangan. Dengan keberadaan sarana rantai dingin, produk pangan yang memilikishelf lifependek dapat disimpan lebih lama tanpa menurunkan kualitas produk.

"Komoditas pangan seperti cabai dan bawang itushelf life-nya pendek, sehingga kita butuh sarana rantai dingin untuk memperpanjang masa simpan, ini untuk mengamankan stok pangan agar tetap tersedia sepanjang waktu," ujarnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan jika para petani muda milenial di Banten akan terus diberikan penyuluhan dan pendampingan untuk dapat memilih tanaman yang memiliki nilai bagus di pasaran untuk meningkatkan minat bertani.

"Ini akan kita arahkan kesana. Karena kalau bertani itu ada jangka panjang tapi kita siapkan juga jangka pendek nya. Untuk jangka pendek nya salah satu nya cabai ini di Provinsi Banten yang masih kurang," tambahnya.

Ratu Tatu menyatakan akan melakukan pemetaan dimana daerah untuk tanaman padi, hortikultura dan perkebunan karena posisi Banten secara ini geografis sangat strategis baik untuk pasar maupun bertani.

"Bertani apapun gampang, misalnya tanam jagung juga menguntungkan. Ini kerjasama antara kementerian, provinsi dan dinas kabupaten untuk memilih produk mana yang nilai nya menguntungkan bagi petani sehingga petani bertambah," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.