Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jokowi Pesan Pelajari Iptek 'Green Economy' Dukung Transformasi Hijau

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jokowi Pesan Pelajari Iptek 'Green Economy' Dukung Transformasi Hijau Doc: ANTARA/Nur Amalia Amir
Ket. Presiden Joko Widodo saat membuka Kongres Nasional Mahasabha XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) 2023 di Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/8/2023).

Palu - Presiden Joko Widodo berpesan ke Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) agar mempersiapkan diri mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) terkait "Green Economy" atau ekonomi hijau guna mendukung transformasi hijau.

"Dalam mendukung momentum transformasi hijau, saya minta KMHDI untuk mempersiapkan diri mempelajari ilmu pengetahuan tentang ini (ekonomi hijau)," kata Presiden Joko Widodo saat membuka Kongres Nasional Mahasabha XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) 2023 di Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu.

Jokowi mengatakan dengan dunia yang saat ini menghadapi berbagai tantangan dan perubahan, salah satunya yakni tantangan perubahan iklim, diperlukan inovasi baru dan keinginan untuk menyongsong perubahan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan untuk mempelajari beberapa hal, di antaranya terkaitcarbon trading(perdagangan karbon),carbon market(pasar karbon),climated entrepreneurship, waste recycling, danbattery technologysebagai upaya mengurangi dampak perubahan iklim.

Ia mengemukakan perubahan iklim hampir dirasakan oleh semua negara saat ini, seperti gelombang panas dan super El Nino yang terjadi di beberapa negara yang menurut dia harus disikapi secara bijak.

Oleh karena itu, menurut Jokowi, semua negara di dunia saat ini berbondong-bondong untuk ikut masuk ke dalam transformasi ekonomi hijau, seperti pembiayaan dan pendanaan, dangreen energyatau energi hijau untuk mencegah dampak perubahan iklim.

"Karena itu, saya titip kepada KMHDI untuk menyosialisasikan jaga hutan, jaga air, pengelolaan sampah terutama sampah plastik. Selain itu, mengurangi polusi, karena polusi sudah menjadi masalah besar kita saat ini," katanya.

Terakhir, presiden menambahkan universitas atau perguruan tinggi juga semestinya harus menyongsong dengan membuat jurusan dan fakultas yang mendukung transformasi hijau.

"Dunia sudah berubah, kita harus memiliki inovasi dan keinginan untuk menyongsong perubahan - perubahan itu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.