Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IKI Agustus Kembali Ekspansif

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 16:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
IKI Agustus Kembali Ekspansif Doc: Istimewa.
Ket. Dari kiri: Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Dirjen KPAII) Kemenperin Eko S. A. Cahyanto, Plt Sekretaris Jenderal Kemenperin, Putu Juli Ardika dalam konferensi pers IKI di Jakarta, Kamis (31/8).

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan indeks kepercayaan industri (IKI) Agustus 2023 kembali ke level ekspansif. Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif dalam konferensi pers IKI di Jakarta, Kamis (31/8).

"IKI pada Agustus 2023 mencapai 53,22 (ekspansi), melambat 0,09 poin dibandingkan dengan Juli 2023 yang mencapai 53,31," sebut Febri di hadapan media yang hadir.

Dia menegaskan, kendatipun perekonomian Tiongkok mengalami penurunan, namun tidak banyak berpengaruh terhadap pesanan produk manufaktur RI, sebab sekitar 70 persen pasar produk industri kita untuk pasar domestik.

Dia menjelaskan share subsektor IKI yang mengalami ekspansi terhadap produk domestik bruto (PDB) Industri Pengolahan Nonmigas Triwulan II 2023 sebesar 82,7 persen.

Tiga subsektor industri yang paling ekspansif adalah subsektor Industri Kendaraan Bermotor, Trailer Dan Semi Trailer; Industri Alat Angkut Lainnya; dan Industri Minuman. Sedangkan subsektor industri yang masih terkontraksi yaitu Industri Tekstil, Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya; serta Industri Pakaian Jadi (Konveksi).

Sementara itu, kepercayaan industri pengolahan yang ekspansif pada Agustus 2023 disebabkan oleh seluruh indeks Variabel pembentuk IKI mengalami ekspansi, baik variabel Pesanan Baru, Produksi, maupun Persediaan Produk, dengan peningkatan nilai indeks pada variabel Persediaan Produk dari 50,44 menjadi 51,85 (naik 1,41 poin).

Secara umum, kepercayaan industri pada Agustus 2023 masih sangat baik. Nilai IKI yang ekspansi pada Agustus 2023 sejalan dengan persentase pelaku usaha yang menyatakan kondisi kegiatan usahanya meningkat mencapai 32,8 persen, lebih tinggi dibandingkan kondisi pada Juli sebesar 32,0 persen.

Sedangkan pelaku usaha yang menyatakan kondisi usahanya stabil pada Agustus 2023 sebesar 42,9 persen turun dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 45,4 persen.

"Pada Agustus 2023, secara umum pelaku usaha masih optimis memandang kondisi usaha selama 6 bulan ke depan yang mencapai level 66,0 persen,"sebutnya.

Mayoritas responden yang menjawab optimis menyampaikan keyakinannya akan kondisi pasar akan membaik dan kepercayaannya karena kebijakan pemerintah pusat yang lebih baik.

Selanjutnya, sebanyak 24,8 persen pelaku usaha menyatakan kondisi usahanya stabil selama 6 bulan mendatang. Angka ini tidak berubah signifikan dari bulan bulan sebelumnya

Terakhir, persentase pesimisme pandangan pelaku usaha terhadap kondisi usaha 6 bulan ke depan sebesar 9,2 persen pada Agustus 2023. Tingkat pesimisme pelaku usaha selalu di bawah 10 persen selama 5 periode terakhir.

Sanada, Plt Sekretaris Jenderal Kemenperin, Putu Juli Ardika yang juga hadir pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa penurunan ekonomi Tiongkok tidak berimbas pada pertumbuhan manufaktur RI. Hal itu katanya juga sudah ditanyakan ke pelaku pelaku usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.