Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pola Asah Asih Asuh Wajib Dipenuhi Orang Tua

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pola Asah Asih Asuh Wajib Dipenuhi Orang Tua Doc: Antarasumsel.com/Feny Selly
Ket. Ilustrasi - Orang tua dan anak.

Jakarta - Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti menyatakan pola asah, asih, asuh kepada anak wajib dipenuhi orang tua guna memenuhi kebutuhan kasih sayang, keselamatan, dan kesejahteraan anak.

"Pola asuh continuum of care adalah suatu sistem pengasuhan berkelanjutan baik di keluarga maupun lingkungan di luar keluarga dan menghubungkan pengasuhan pada waktu yang berbeda dalam kehidupan ibu dan anak," ujarnya pada keterangannya disiarkan di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, penting untuk menghubungkan upaya pengasuhan dari tahapan-tahapan yang berbeda karena dampak pada setiap periode bergantung pada kualitas layanan pada periode sebelumnya.

Pada webinarPola Asah, Asih, Asuh Continuum of Care, Nopianmenjelaskan pemenuhan kebutuhan dasar anak selama masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) berupa asah, asih, asuh. Bilamana ketiganya tercukupi dengan baik, dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak secara positif.

Asah merupakan cikal bakal proses pembelajaran, pendidikan, dan pelatihan, yang diberikan sedini mungkin. Stimulasi saraf dan otak baduta menjadi penting yang membantu meningkatkan kecerdasan anak.

Asih meliputi pemberian kasih sayang antara ibu dan anak yang dapat terjalin dengan kontak fisik dan psikis sejak dini melalui inisiasi menyusui dini dan pemberian ASI eksklusif.

Kebutuhan emosi dan kasih sayang harus dibangun untuk menjalin hubungan yang erat dan rasa saling percaya antara orang tua dengan anak, dan kebutuhan stimulasi mental-bermain-latihan.

Asuh menyangkut asupan gizi anak selama dalam kandungan dan sesudahnya, kebutuhan akan tempat tinggal, pakaian yang layak dan aman, perawatan kesehatan dini berupa pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI yang bergizi, imunisasi dan intervensi dini gejala penyakit, pengobatan saat sakit, dan kebersihan lingkungan tempat tinggal atau pakaian.

Melalui pola asah, asih dan asuh yang optimal pada periode 1000 HPK, lanjutnya, akan mampu memberikan dampak positif terhadap optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.

Pada kesempatan yang sama hadir juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati berpesan kepada para orangtua tentang tiga kebutuhan dasar anak yang wajib dipenuhi yaitu pola Asuh merupakan kebutuhan berupa nutrisi yang tepat, pakaian, tempat tinggal, imunisasi dan layanan kesehatan dasar.

Pola Asih, kebutuhan anak akan rasa aman, kasih sayang, harga diri, perhatian, mendapatkan pengalaman baru dan pujian.

Pola Asah, agar tumbuh kembang anak semakin optimal, maka orangtua perlu mengasah/ menstimulasi kecerdasan, kemandirian, bahasa, dan keterampilan sehingga bisa terwujud kepribadian yang baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.