Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantan Pasukan Rahasia CIA dari Afghanistan Menghadapi Ketidakpastian di AS

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 15:05 WIB | Oleh:
Mantan Pasukan Rahasia CIA dari Afghanistan Menghadapi Ketidakpastian di AS Doc: Istimewa
Ket. Pengungsi Afghanistan menaiki C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, pada 20 Agustus 2021.

WASHINGTON - Sekitar 10.000 hingga 12.000 anggota Unit Serangan Nasional Afghanistan, sebuah kekuatan bawah tanah yang dikenal sebagai "Zero Unit," dievakuasi dari Afghanistan ketika militer AS menarik diri dari negara itu pada Agustus 2021.

Namun warga Afghanistan yang dahulu berjuang di bawah komando CIA (Badan Intelijen Pusat AS) selama bertahun-tahun dan memberikan keamanan bagi petugas intelijen AS itu, kini menghadapi situasi hukum yang melemahkan dan mereka meminta bantuan Kongres dan pemerintahan Presiden Joe Biden.

Dilansir oleh NBC News, mereka khawatir pekerjaan yang sempat dilakukan untuk CIA dapat menutup peluang untuk mendapatkan izin kerja yang dikenal dengan sebutan Green Card itu.

Seorang mantan komandan pasukan penyerang Afghanistan, Jenderal Mohammad Shah, menulis surat yang memperingatkan anggota konggres bulan lalu bahwa mantan pasukannya berada dalam "krisis" dan memohon tindakan untuk menyelesaikan status mereka.

"Tanpa bantuan Anda, kami terjebak," tulis Shah dalam surat yang diperoleh NBC News.

"Baru-baru ini, ada kasus bunuh diri di komunitas kami yang didorong oleh sentimen ketidakberdayaan yang kami rasakan karena permintaan bantuan imigrasi kami diabaikan oleh Pemerintah AS," tulis Shah.

Nasir Andar, seorang veteran pasukan itu mengatakan bahwa rekan-rekannya sedang berjuang melawan depresi seiring berjalannya waktu untuk mendapatkan izin kerja.

"Beberapa dari mereka merasa putus asa. Mereka tidak tahu harus berbuat apa," kata Andar, yang merupakan kepala hubungan masyarakat di sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk membantu para veteran. "Kami mencoba membimbing mereka dan meningkatkan moral mereka."

Menurut Andar dan advokat lainnya di FAMIL, sebuah organisasi nirlaba yang berusaha membantu para veteran,setidaknya dua veteran dari pasukan yang dilatih CIA telah bunuh diri sejak tiba di AS dua tahun lalu.

Sebagian besar veteran pasukan tersebut belum menerima visa imigran khusus AS, yang dibuat untuk warga Afghanistan dan Irak yang bekerja untuk pemerintah AS. Tanpa visa tersebut, para veteran tidak dapat mengajukan permohonan kartu hijau, sehingga meninggalkan mereka dalam zona hukum abu-abu.

"Para veteran tersebut dijanjikan status hukum yang layak sebagai imbalan atas pengabdian kami kepada pemerintah AS di medan perang," tulis Shah dalam suratnya.

Juru bicara Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS, mengatakan, pemerintah baru-baru ini mengumumkan proses yang disederhanakan yang akan memungkinkan pengungsi Afghanistan untuk mengajukan perpanjangan status hukum sementara mereka selama dua tahun lagi dan terus bekerja di AS sementara mereka mengajukan permohonan izin tinggal permanen.

"Tindakan ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintahan Biden-Harris terhadap keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan ribuan warga negara Afghanistan yang tiba di Amerika Serikat setelah AS keluar dari Afghanistan," kata juru bicara tersebut.

"Permintaan pembaruan tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus untuk alasan kemanusiaan yang mendesak dan untuk kepentingan publik yang signifikan," tambah juru bicara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.