Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNN Deteksi Dini Pencegahan Narkoba ASN Pemkot Bengkulu

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 16:32 WIB | Oleh:
BNN Deteksi Dini Pencegahan Narkoba ASN Pemkot Bengkulu Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu saat mengantri untuk melakukan tes urine.

KOTA BENGKULU - Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan deteksi dini upaya pencegahan narkoba pada Aparatur Sipil Negara(ASN) lingkup Pemerintah Kota Bengkulu.

"Deteksi dini dengan melakukan tes urine terhadap seratusan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Bengkulu," kata Kepala BNN Kota Bengkulu, Kombes Pol Heru Suprihasto di Kantor Wali Kota Bengkulu, Bentiring, Rabu.

Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan ASN yang bersih dari narkobai serta upaya pencegahan narkoba di kalangan pegawai Pemerintah Kota Bengkulu.

"Kami memang sudah merencanakan dan berkomitmen mewujudkan Kota Bengkulu ini bersih dari narkoba. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu yang sudah memfasilitasi kegiatan ini bahkan menginisiasi untuk mendorong ASN nya melaksanakan tes urine serentak," kata Kombes Heru.

Ia menyebutkan, dengan pelaksanaan tes urine tersebut, diharapkan agar ASN di Kota Bengkulu benar-benar bersih dari narkoba, sebab mereka sebagai ujung tombak pelayanan di tengah masyarakat.

Untuk kegiatan tes urine juga dilakukan pada pihak swasta, perbankan dan lainnya dengan harapan Kota Bengkulu bersih dari narkoba dari berbagai sektor.

"Harapan dan pesan kami yaitu tingkat penyalahgunaan narkoba yang ada di Bengkulu ini menurun jumlahnya," ujar dia.

Demi mendukung harapan Kota Bengkulu untuk bersih dari narkoba, terang Heru, pihaknya juga menyiapkan tempat rehabilitasi terhadap pencandu narkoba.

Penyediaan tempat rehabilitasi tersebut dapat menyembuhkan para pecandu narkotika di Kota Bengkulu dan pengobatan tidak dipungut biaya.

"BNN Kota Bengkulu juga siap membantu memfasilitasi pencandu obat keras yang masuk dalam golongan narkotika seperti obat batuk, lem dan lainnya," sebutnya.

Oleh karena itu, BNN Kota Bengkulu terus melaksanakan sosialisasi di sekolah dan masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkotika.

BNN Kota Bengkulu juga berkolaborasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait peredaran obat batuk dan lem yang masuk dalam golongan narkoba.

Sebab, lem yang menimbulkan candu bagi penggunanya memiliki kandungan zat Lysergic Acid Diethyilamide atau LSD yang termasuk narkotika golongan I.

Zat tersebut sejenis zat hirup yang sangat mudah ditemui di produk lem perekat yang menimbulkan dampak sangat luar biasa bagi penggunanya.

Heru menjelaskan, dengan adanya rehabilitasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh BNN Kota Bengkulu diharapkan dapat mengurangi angka pengguna atau pecandu narkotika di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Menkes Usulkan agar Penderi...
Ekonomi
Pemerintah Gulirkan Stimulu...
Nasional
PT KAI Temukan 10.429 Baran...
Nasional
OJK: Satgas Pasti Hentikan ...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.