Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terobosan, Dekranasda Papua Barat Bantu UMKM Peroleh Perizinan

📅 Senin, 28 Agu 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan, Dekranasda Papua Barat Bantu UMKM Peroleh Perizinan Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Ketua Dekranasda Papua Barat Roma MP Waterpauw dan Ketua Dekranasda Manokwari Febelina Indou saat meninjau produk UMKM.

Manokwari - Terobosan, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Papua Barat Roma RM Waterpauw menyatakan pihaknya membantupelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh berbagai perizinan.

Menurut dia,di Manokwari, Papua Barat, Minggu, Dekranasda berkolaborasi dengan dinas-dinas pemerintah daerah setempat akan mendampingi UMKM memperoleh perizinan.

"Jika pelaku UMKM sudah ada nomor izin usaha, izin edar dari BPOM, terdaftar pada hak atas kekayaan intelektual (HAKI), maka nantinya akan menambah nilai dari produk UMKM," kata Roma.

Ia menjelaskan saat ini adalah era ekonomi terbuka, dengan semua produk dari luar bebas masuk dan produk lokal bebas dijual keluar. Untuk itu, proteksi perlu dilakukan agar UMKM lebih mudah memasarkan produknya.

Saat ini,Dekranasda di Papua Barat sedang gencar memberikan pelatihan dan sosialisasi perizinan pada UMKM, sehingga UMKM pangan maupun nonpangan bisa mengetahui standardisasi produk secara nasional.

"Berbicara daya saing, maka ada dua hal penting yaitu kualitas dan harga. Jika produk berkualitas baik dan berizin, maka UMKM kita bisa berdaya saing dengan produk di luar. Jika kualitas baik, harga pasti akan mengikuti," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda ManokwariFebelina Indoumenjelaskan saat ini sudah ada 3.007 UMKM di Manokwari. Pihaknya terus bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk meningkatkan kualitas melalui pendampingan dan pelatihan.

"Salah satu pendampingan kita lakukan adalah membuat pameran UMKM sehingga produk mereka terhubung dengan konsumen potensial, pemasokatau bahkan investor," jelasnya.

Febelina menjelaskan UMKM pangan di Manokwari seluruhnya sudah mempunyai label halal dari MUI. Dengan label halal itu diharapkan produk olahan dari Manokwari bisa terjual di pasaran nasional lebih luas mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya juga sedang menginventarisir dan memetakan potensi UMKM di Kabupaten Manokwari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.