RI Desak Jepang Eliminasi Tarif Tuna Kaleng
Senin, 28 Agu 2023, 08:53 WIBJAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berharap Jepang segera mengeliminasi tarif bagi empat pos tarif tuna kaleng Indonesia sebagai bagian dari Protokol Perubahan Perjanjian Kemitraan Ekonomi antara Indonesia dan Jepang (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement/ IJEPA).
Mendag mengatakan, Jepang sudah memberikan eliminasi tarif untuk pos tarif tuna kaleng Filipina, Thailand, dan Vietnam. Menurutnya, hal yang sama juga dapat dilakukan pada Indonesia.
"Eliminasi tarif untuk empat pos tarif tuna kaleng merupakan syarat mutlak bagi Indonesia untuk penyelesaian perundingan Protokol Perubahan IJEPA," kata Mendag melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (26/8).
Mendag menyampaikan, peringatan 50 tahun Asean-Jepang harus dimanfaatkan kedua pihak untuk memaksimalkan hubungan antara Jepang dan negara-negara anggota Asean.
Karena itu, momentum ini menjadi kesempatan yang bagus bagi Indonesia dan Jepang untuk segera menyelesaikan perundingan tersebut.
Zulkifli optimistis kedua negara dapat mengumumkan penyelesaian substansi perundingan Protokol Perubahan IJEPA di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean pada September 2023 di Jakarta.
"Saya juga optimistis Indonesia dan Jepang dapat menandatangani protokol dimaksud pada KTT Peringatan 50 tahun Asean-Jepang pada Desember 2023 di Tokyo, Jepang," kata Zulkifli.
Total perdagangan Indonesia dengan Jepang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada periode Januari-Mei 2023, total perdagangan Indonesia dengan Jepang tercatat sebesar 16,3 miliar dollar AS.
Masih Surplus
Ekspor Indonesia ke Jepang sebesar 9,4 miliar dollar AS dan impor Indonesia dari Jepang 6,8 miliar dollar AS. Indonesia surplus sebesar 2,5 miliar dollar AS.
Pada 2022 total perdagangan Indonesia mencapai 42,0 miliar dollar AS atau naik 29,2 persen dibanding 2021. Ekspor Indonesia ke Jepang tercatat sebesar 24,8 miliar dollar AS dan merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir (2018-2022).
Di sisi lain, impor Indonesia dari Jepang sebesar 17,1 miliar dollar AS. Indonesia mencatatkan surplus terhadap Jepang sebesar 7,6 miliar dollar AS.
Dalam lima tahun terakhir (2018-2022), tren total perdagangan kedua negara tumbuh sebesar 2,61 persen. Indonesia pun terus menikmati surplus perdagangan terhadap Jepang dalam periode lima tahun tersebut.
Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang antara lain sirkuit elektronik terpadu, gas petroleum dan gas hidrokarbon lainnya, kawat diisolasi, kabel, dan konduktor listrik, perangkat telepon dan ponsel pintar, dan bagian dan aksesori kendaraan bermotor.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Sepekan Usai Lebaran: Stok Pangan di Pasar Minggu Terkendali, Harga Berangsur Turun
-
Rangkaian Paskah, Umat Katolik Kaltara visualisasikan Jalan Salib
-
Hapus Denda 100 Persen, Pemkab Bogor Obral Diskon Pajak hingga 31 Maret 2026
-
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Brasil 2026, Kini Intai Puncak Klasemen
-
Jelang Mudik, Terminal Cicaheum Bandung Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
-
Pangkas Hambatan dan Perizinan Ekspor: Kemendag Terbitkan 2 Aturan Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.