India Serukan Penghematan BBM

Selasa, 12 Mei 2026, 00:55 WIB

Istanbul - Perdana Menteri India Narendra Modi mengajak masyarakat mengurangi konsumsi bahan bakar di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga energi global.

Menurut laporan India Today pada Minggu (10/5), Modi meminta masyarakat kembali menerapkan kebiasaan kerja dari rumah dan memanfaatkan teknologi rapat daring untuk menghemat penggunaan bahan bakar.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

“Selama periode Korona virus, kita menerapkan kerja dari rumah, rapat daring, konferensi video, dan mengembangkan banyak sistem semacam itu,” kata Modi.

“Kita juga sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut,” tambahnya.

Ia menilai langkah penghematan energi kini menjadi bagian dari kepentingan nasional.

“Bensin dan solar telah menjadi sangat mahal di seluruh dunia,” ujar Modi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk mengurangi penggunaan bahan bakar demi menghemat devisa negara yang digunakan untuk impor energi.

Selain itu, Modi juga mengimbau masyarakat menunda pembelian emas untuk kebutuhan pernikahan selama satu tahun sebagai upaya mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak.

Dalam sektor pertanian, Modi meminta petani mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia impor dan mulai beralih ke pertanian alami.

“Kita harus mengurangi konsumsi pupuk kimia hingga setengahnya dan beralih ke pertanian alami,” katanya.

“Dengan cara ini, kita dapat menghemat devisa dan melindungi pertanian kita serta Ibu Pertiwi,” lanjut Modi.

Ketegangan kawasan meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan Teheran terhadap Israel serta sekutu AS di kawasan Teluk.

Konflik itu turut mengganggu aktivitas di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.