Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masih Diautopsi, KBRI Tokyo Akan Bantu Pulangkan Jenazah Josi ke Indonesia

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masih Diautopsi, KBRI Tokyo Akan Bantu Pulangkan Jenazah Josi ke Indonesia Doc: ANTARA/Yashinta Difa
Ket. Arsip- Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha ditemui di Jakarta, Jumat (7/7/2023).

Jakarta - Masih diautopsi, KBRI Tokyo akan membantu memulangkan jenazah WNI Josi Putri Cahayani yang ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di Prefektur Gunma, Jepang.

"(Jenazah) saat ini masih dalam proses autopsi. Kita tunggu konfirmasi dari Kepolisian Jepang kapan jenazah bisa kita bawa pulang," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam pesan singkat pada Jumat.

Judha menjelaskan autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Josi yang berstatus pelajar di Jepang.

Kepolisian Gunma telah menangkap seorang warga Jepang berinisial KK yang merupakan penyewa apartemen tempat jenazah Josi ditemukan.

Pria yang diduga pelaku pembunuhan Josi itu ditangkap di sebuah stasiun kereta di Tokyo pada Kamis (24/8).

Judha menyebut bKBRI Tokyo telah berkomunikasi dengan keluarga Josi untuk menginformasikan perkembangan penyelidikan kasus anak mereka itu.

"KBRI akan terus memantau proses hukum terhadap KK dan membantu proses pemulasaraan dan repatriasi jenazah JPC sesuai permintaan keluarga," kata Judha, mengacu inisial Josi.

KBRI Tokyo memastikan jenazah perempuan yang ditemukan di Prefektur Gunma pada Selasa (22/8) adalah WNI bernama Josi Putri Cahayani.

Berdasarkan informasi dari Indonesian Community in Japan (ICJ), Josi sudah meninggalkan Asrama Sekolah Bahasa Jepang (Nihonggo Gakkou) sejak dua pekan lalu dan terakhir menghubungi keluarga dan kawannya pada Kamis (17/8).

Kawan dan keluarganya berusaha menghubungi pihak yang dapat dilibatkan, seperti sekolah tersebut, lembaga pelatihan kerja (LPK) yang menaunginya, dan KBRI.

Josi terakhir terlihat bersama kenalannya warga negara Jepang berinisial KK dan KK ternyata memiliki catatan kriminal kasus pembunuhan pada 2017.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.