Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Mentah Jatuh di Awal Perdagangan Asia

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Mentah Jatuh di Awal Perdagangan Asia Doc: ANTARA/REUTERS/Antonio Parrinello
Ket. Ilustrasi - Kilang minyak milik Lukoil di Sisilia, Priolo, Italia, 27 Oktober 2022.

SINGAPURA - Harga minyak tergelincir di awal perdagangan Asia pada Kamis (24/8), karena lemahnya data manufaktur di negara-negara besar melebihi optimisme seputar penurunan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan.

Pasar juga mencari petunjuk mengenai prospek berapa lama suku bunga akan tetap pada level saat ini menjelang pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada simposium bank sentral di Jackson Hole, Wyoming, yang dimulai pada Kamis.

Minyak mentah berjangka Brent turun 27 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 82,94 dolar AS per barel pada pukul 00.02 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 31 sen atau 0,4 persen, menjadi diperdagangkan di 78,58 dolar AS per barel.

Data manufaktur dari sejumlah survei indeks manajer pembelian (PMI) pada Rabu (23/8) memberikan gambaran suram mengenai kesehatan perekonomian di seluruh dunia, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap permintaan.

Jepang melaporkan penurunan aktivitas pabrik selama tiga bulan berturut-turut pada Agustus. Aktivitas bisnis zona euro juga menurun lebih dari perkiraan, khususnya di Jerman. Perekonomian Inggris tampaknya akan menyusut pada kuartal ini, dan terancam jatuh ke dalam resesi.

Aktivitas bisnis AS mendekati titik stagnasi pada Agustus, dengan pertumbuhan paling lemah sejak Februari.

Sementara itu, para pejabat Federal Reserve dan pembuat kebijakan dari Bank Sentral Eropa, Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral Jepang akan mengadakan pertemuan di Jackson Hole di mana pembicaraan tentang suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama mungkin akan mendominasi meskipun terjadi penurunan tekanan inflasi.

Dari sisi pasokan, produksi minyak mentah Iran akan mencapai 3,4 juta barel per hari pada akhir September, kata menteri perminyakan negara itu seperti dikutip oleh media pemerintah, meskipun sanksi AS masih berlaku.

Para pejabat AS juga sedang menyusun proposal yang akan meringankan sanksi terhadap sektor minyak Venezuela, memungkinkan lebih banyak perusahaan dan negara untuk mengimpor minyak mentah, jika negara Amerika Selatan itu bergerak menuju pemilihan presiden yang bebas dan adil, menurut lima orang yang mengetahui rencana tersebut. .

Persediaan minyak mentah AS turun 6,1 juta barel dalam sepekan hingga 18 Agustus menjadi 433,5 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi para analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penurunan 2,8 juta barel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Semarak Parade FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Semarak Parade FIFA ASEAN C...
Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.