Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xenotransplantasi Ginjal Babi yang Telah Alami Pengeditan Gen Bekerja Optimal

📅 Selasa, 22 Agu 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Selama fase observasi, staf klinis perawatan intensif mempertahankan almarhum dengan dukungan sementara kinerja ginjal babi dipantau dan diambil sampelnya dengan biopsi mingguan. Tingkat kreatinin, produk limbah tubuh yang ditemukan dalam darah dan indikator fungsi ginjal, berada dalam kisaran optimal selama penelitian berlangsung, dan tidak ada bukti penolakan pada biopsi.

Operasi itu adalah yang terbaru dalam studi yang lebih besar yang disetujui oleh dewan pengawas etika penelitian khusus di NYU Langone dan dilakukan setelah berkonsultasi dengan Departemen Kesehatan Negara Bagian New York. Penelitian penting ini, yang menurut para pemimpin studi dapat menyelamatkan banyak nyawa di masa depan.

Xenotransplantasi itu dimungkinkan oleh keluarga seorang pria berusia 57 tahun yang memilih untuk menyumbangkan tubuhnya setelah dinyatakan mengalami kematian otak dan keadaan di mana organ atau jaringannya tidak cocok untuk transplantasi.

LiveOnNY, organisasi nirlaba yang memfasilitasi donasi organ dan jaringan di wilayah New York City yang lebih luas, merupakan mitra penting dalam upaya untuk menginformasikan, mendukung, dan berkolaborasi selama proses otorisasi dengan keluarga donor.

"Tidak ada cukup organ yang tersedia untuk setiap orang yang membutuhkannya," kata Dr Montgomery, yang menerima sendiri transplantasi jantung hepatitis C-positif pada 2018. "Terlalu banyak orang yang meninggal karena kurangnya organ yang tersedia, dan saya sangat percaya xenotransplantasi adalah cara yang layak untuk mengubahnya," tutur dia.

Ginjal dan kelenjar timus yang digunakan dalam prosedur ini diperoleh dari babi GalSafeTM, hewan yang direkayasa oleh Revvicor, Inc, anak perusahaan United Therapeutics Corporation. Pada Desember 2020, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyetujui organ babi GalSafe sebagai sumber potensial untuk terapi manusia serta sumber makanan untuk orang dengan sindrom alfa-gal, alergi daging yang disebabkan oleh gigitan kutu. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.