Sepuluh Pegiat Media Sosial dari 6 Negara Sahabat Siap Promosikan Indonesia di Kancah Global
📅 Senin, 21 Agu 2023, 18:36 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Dok Kementerian Luar Negeri Indonesia
JAKARTA - Sepuluh penggiat media sosial dari enam negara sahabat mempromosikan budaya Indonesia melalui program Friends of Indonesia (FOI) 2023. Para peserta program ini berasal dari Australia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Timor-Leste.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kementerian Luar Negeri dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Seluruh peserta FOI 2023 menyambangi beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Solo, dan Bali pada 10-16 Agustus lalu.
Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Yusron B Ambary pun mendorong para peserta untuk semakin giat mempromosikan Indonesia. "Mari bersama-sama memperkuat hubungan diplomatik dan memamerkan keindahan sekaligus potensi Indonesia kepada dunia melalui program Friends of Indonesia (FOI) 2023," kata Yusron seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Senin (21/8).
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta mengajak para peserta FOI 2023 untuk dapat mempromosikan Jakarta sebagai destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan mancanegara.
Pada kunjungan pertama mereka di Jakarta, peserta FOI 2023 mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Kementerian Luar Negeri RI dan Sekretariat Asean. Peserta melihat bagaimana keketuaan Indonesia di Asean 2023 dapat berjalan serta capaian Asean dalam merealisasikan visinya sebagai Epicentrum of Growth.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah itu, peserta FOI 2023 berkunjung ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Di sana, mereka berkesempatan untuk melewati Terowongan Silaturahmi yang melambangkan kerukunan beragama di Indonesia. Kunjungan dilanjutkan di kantor SEA Today dimana sebagian dari peserta berkesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesannya tentang Indonesia dalam acara talkshow.
Kemudian, peserta FOI 2023 mengunjungi berbagai landmark ikonik Jakarta seperti Monumen Nasional dan Kota Tua Jakarta (12/08). Di sini, peserta melihat beberapa bangunan bersejarah dan mempelajari jejak sejarah belanda di Indonesia.
Kegiatan FOI 2023 di Jakarta ditutup dengan menghadiri acara Indonesia Channel dan menonton penerima Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) menunjukkan keterampilan seni yang dipelajari setelah menetap selama 2 bulan di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjalanan pun dilanjutkan menuju Solo. Di Solo, peserta mempelajari sejarah batik di Museum Batik Danar Hadi pada 13 Agustus lalu. Peserta tampak antusias melihat beragam corak batik dan filosofi yang terdapat didalamnya.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pasar Gede Hardjonagoro dan Kelenteng Tien Kok Sie dimana peserta dapat melihat keseharian kehidupan masyarakat lokal Solo dan menikmati produk pangan lokal pada 14 Agustus lalau.
"Indonesia memang dikenal dengan Bali, namun terdapat berbagai budaya di Indonesia yang harus diketahui. Saya rasa Jakarta dan Solo merupakan salah satu bagian dari hal tersebut. Namun kita harus mengimbangi paparan budaya tersebut dengan upaya konservasi agar mencegah over-tourism," ujar Elise McLean, content creator dari Australia.
Setelah Solo, peserta FOI 2023 bertolak ke Bali dan menikmati keseruan arung jeram di Sungai Ayung, Ubud, Bali (15/08). Peserta terkesima dengan keindahan alam Ubud yang asri dan hutan yang lebat sepanjang sungai. Setelah melihat keindahan alam Ubud, peserta mendapatkan kesempatan untuk menikmati budaya Indonesia dengan menyaksikan Tarian Kecak dengan latar lautan lepas di Pura Uluwatu yang terletak di Kuta Selatan, Bali.
Dengan melibatkan content creator dari berbagai negara dan memanfaatkan media sosial secara strategis, kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat calon wisatawan mancanegara untuk berkunjung, meningkatkan visibilitas Jakarta, Solo, dan Bali sebagai tujuan perjalanan bagi wisatawan asing, serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi pelaku bisnis dan industri kreatif lokal.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat promosi pariwisata, ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan dan kesadaran tentang budaya Indonesia di tingkat internasional. I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!