Perusahan Rintisan Kembangkan Implan untuk Hubungkan Otak Manusia dengan Komputer
📅 Senin, 21 Agu 2023, 00:12 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SStart-up tersebut mengatakan tes klinis telah konklusif tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama dalam memecahkan kode sinyal otak dan menerjemahkannya ke dalam bahasa universal untuk memerintahkan komputer.
Sementara teknologi pelacakan mata memungkinkan pasien untuk menargetkan ikon di layar komputer, pengguna harus memikirkan gerakan, seperti menendang kaki atau mengepalkan tangan, untuk "mengeklik" ikon.
Perangkat lunak harus dilatih untuk mengenali sinyal otak yang mengirimkan perintah ke tubuh, tetapi pikiran orang "berbicara" dengan cara yang berbeda.
"Komputer membutuhkan bahasa saraf umum untuk memahami maksud tidak peduli siapa yang memikirkannya," kata pendiri Synchron, Tom Oxley dari kantornya di New York.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Itu tantangan yang sangat menarik yang kita hadapi sekarang," kata Oxley.
"Membangun sistem yang tidak hanya untuk satu orang, tapi untuk jutaan orang."
Di rumahnya di Melbourne, Rodney mengatakan dapat dengan cepat belajar mengetik menggunakan pikirannya. Saat melakukan latihan untuk menyetel perangkat lunak, dia menggerakkan kakinya seperti yang diinstruksikan. Tangannya menggerakkan mouse komputer imajiner di atas meja.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada awal uji coba, Rodney membutuhkan waktu sekitar 2½ detik untuk memicu klik di layar, tetapi sekarang menjadi setengah detik," kata pembuat Synchron, Zafar Faraz.
Menurut Faraz, kontribusi Rodney untuk meningkatkan kemampuan antarmuka otak-komputasi telah "monumental".
"Saya kira kita tidak akan berada di mana pun jika dia tidak mengambil langkah berani menjadi sukarelawan dan merintis teknologi ini," kata Faraz.
David Putrino, yang mengawasi pengujian klinis stentrode di Amerika Serikat dan direktur inovasi rehabilitasi di Sistem Kesehatan Gunung Sinai New York, mengatakan, keluarga pasien yang menguji implan otak dengan bangga membandingkannya dengan astronot yang dengan berani menjelajahi dunia baru.
"Kami memilih pasien yang ingin memajukan ilmu pengetahuan untuk orang lain lebih dari untuk diri mereka sendiri," kata Putrino.
Dokter melihat implan seperti stentrodes meningkatkan kesehatan keseluruhan pasien yang kondisinya secara drastis membatasi interaksi sosial, membuat mereka terisolasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!