Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Layanan dan Fasilitas, Bandara Soetta Manjakan Traveler

📅 Minggu, 20 Agu 2023, 13:32 WIB | Oleh:
Tingkatkan Layanan dan Fasilitas, Bandara Soetta Manjakan Traveler Doc: Istimewa.
Ket. President Director AP II, Muhammad Awaluddin (kanan) didampingi VP Corporate Communication AP II, Cin Asmoro (kiri).

JAKARTA - PT Angkasa Pura II menjalankan transformasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk meningkatkan pelayanan, operasional dan digitalisasi. Di mana hal ini untuk memanjakan para traveler yang menggunakan bandara di Tangerang ini.

President Director AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya membentuk Tim Advanced Data Analytics dan Artificial Intelligence untuk lebih mengenal traveler di Bandara Transformasi tersebut meliputi tiga program, yakni CX (Customer Exploration), OX (Operational Exploration) dan DX (Digital Exploration). Di program DX untuk mengakselerasi digitalisasi di Bandara Soetta, AP II pada 18 Agustus 2023 meresmikan terbentuknya Tim Advanced Data Analytics & ArtificiaI Intelligence for Data Driven Decision.

"Tim ini bertugas mempersiapkan data, memproses dan menganalisis data, serta memvisualisasikan data dengan advanced data analytics dan artificial intelligence," kata Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/8).

Dia mengatakan tim akan fokus pada tipe-tipe data tertentu guna melakukan 3 analitik, yakni Traffic Movement Analytics, Passenger Sentiment Analytics dan Customer Behavior Analytics. Data-data ini sebelumnya hanya sebagian tersentuh, dan kini dengan adanya layanan Airport ID yang menjadi identitas para penumpang pesawat atau pengunjung bandara di AP II.

Bahkan, dengan dukungan advanced data analytics dan AI, Bandara Soetta dapat lebih mengeksplorasi data yang ada secara menyeluruh untuk kemudian bisa memberikan apa yang dibutuhkan pelanggan. pengunjung bandara, dan penumpang pesawat/ traveler.

"AP II lebih mengenal traveler, begitu juga sebaliknya. Istilahnya mungkin seperti prinsip Know Your Customer (KYC)," kata Awaluddin.

Pada implementasinya, lanjut ia, apabila selama ini data hanya sebagian yang dapat tersentuh, maka sejalan dengan transformasi digital AP II, data collection dapat dilakukan dengan baik untuk kemudian diproses dan dianalisis dengan teknologi advanced data analytics dan artificial intelligence sehingga mendatangkan informasi secara cepat dengan tingkat ketepatan sangat tinggi.

Dia juga menjelaskan adapun lewat Traffic Movement Analytics, Bandara Soekarno-Hatta bisa beroperasi lebih efisien yang akan sangat berdampak positif bagi stakeholder termasuk maskapai, serta juga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang/traveler berdasarkan data perjalanan yang ada.

Lalu dengan Passenger Sentiment Analytics, Bandara Soetta bisa mengetahui apa saja prioritas yang harus dihadirkan untuk layanan, operasional dan peningkatan fasilitas bagi penumpang pesawat/traveler.

Kemudian dengan Customer Behavior Analytics, dapat diketahui preferensi pelanggan atau traveler dalam aspek komersial misalnya tenant apa yang sering dikunjungi pelanggan saat berada di Bandara Soekarno-Hatta.Sejalan dengan ini, maka traveler dapat semakin merasakan seamless journey experience di Bandara Soetta.

Implementasi advanced data analytics dan AI for data driven decision ini juga nantinya akan berkolaborasi dengan mitra ternama di bidang teknologi informasi.

Melalui kolaborasi, maka akan terjadi proses penjembatan (bridging) antara industri advanced data analytics dan sektor kebandarudaraan nasional, lalu memperkuat jaringan (channeling) di antara kedua industri, serta akselerasi implementasi (accelerating) dalam penerapan teknologi informasi di sektor kebandarudaraan.

Awaluddin berharap upaya AP II dalam melibatkan advanced data analytics dan artificial intelligence dalam mendukung operasional dan pelayanan bandara ini bisa turut berkontribusi dalam meningkatkan daya saing membawa sektor kebandarudaraan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.