Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Merabu, Eksotika Pegunungan Kapur di Kabupaten Berau

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Untuk menghindari dari konflik akibat perebutan sumber daya alam antara warga seperti perebutan madu dan sarang burung, kini setiap kepala keluarga (KK) warga Merabu telah mendapat jatah dua hektare lahan. Sebanyak 80 persen luas lahan masing-masing ditanami bibit karet yang berasal pemerintah Kabupaten Berau sebagai sumber penghasilan baru.

Melalui pendampingan, Warga Merabu juga mengembangkan peternakan sapi yang dikelola dalam satu kawasan dengan luasnya mencapai 25 hektare. Lahan untuk kandang, penanaman rumput, sertu kebun sayur mayur yang hasilnya dijual di sekitar kampung.

Dengan pertanian dan peternakan ini mereka tidak hanya mencari penghasilan dari hutan, namun diibaratkan sebagai gudang. Dari hutan selama ini mereka mendapatkan madu dan sarang burung walet, kayu, rotan, buah-buahan, tumbuhan, bahan obat herbal, serta bahan-bahan untuk keperluan upacara adat.

Kampung Merabu memiliki hutan desa dan hutan cadangan. Kampung ini disebut sebagai yang pertama di Kabupaten Berau yang memperoleh pengakuan atas hutan desa yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 28/Menhut-II/2014 pada tentang Penetapan Areal Kerja Hutan Desa Merabu seluas 8.245 hektare.

Di Kalimantan Timur, Kampung Merabu adalah salah satu kampung percontohan penerapan program pengelolaan hutan lestari melalui skema Program Karbon Hutan Berau (PKHB). Program ini mendukung penerapan program pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+).

Untuk keperluan pariwisata, di Merabu saat ini telah didirikan tiga rumah singgah. Rumah panggung berdinding kayu dengan atap berbentuk pelana, mirip rumah-rumah Eropa. Dari rumah-rumah ini wisatawan dapat menginap untuk menikmati keindahan dan suasana berada di tengah hutan di malam hari.

Rumah yang dikelola oleh Bumdes Kerima Puri memiliki halaman berumput yang luas ini. Kendaraan roda empat pengunjung bisa langsung diparkir di dekat rumah ini, sehingga mobilitas wisatawan dapat dilakukan dengan mudah.

Seiring bertambahnya kunjungan wisatawan, beberapa rumah warga juga dijadikanhomestayyang layak.Homestaydi sini memiliki kamar mandi yang bersih dan dan pelayanan pemiliknya yang baik. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.