Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pidato Ketua MPR Timbulkan Banyak Pertanyaan

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pidato Ketua MPR Timbulkan Banyak Pertanyaan Doc: ISTIMEWA
Ket. Ketua Majelis Permusy­awaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bamsoet)

» Pilpres langsung merupakan landasan kuat demokrasi yang telah ditegakkan dalam UUD 1945.

» Harus ada ruang deliberasi politik publik agar gagasan itu tidak hanya milik segelintir elite, tapi juga jadi diskursus publik (masyarakat).

JAKARTA - Pidato Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam Sidang Tahunan MPR 2023 di Jakarta, Selasa (16/8), yang meminta status MPR dikembalikan sebagai lembaga tertinggi negara menuai pertanyaan dari berbagai kalangan. Banyak yang bertanya-tanya apakah Bamsoet dinilai hendak mencabut kembali kedaulatan 200 juta pemilih dan dikembalikan pada sekitar 700 wakil rakyat dalam memilih Presiden.

Ahli Komunikasi Politik, Benny Susetyo, di Jakarta, Kamis (17/8) mengatakan bahwa tidak ada problem besar apalagi perpecahan di bangsa ini seperti pidato Ketua MPR. Masyarakat sudah matang dalam demokrasi sehingga tidak tepat untuk mengatakan akan ada masalah.

"Mengenai MPR mau jadi lembaga tertinggi, harus dibicarakan setelah Pilpres 2024, sehingga lebih dalam lagi untuk merumuskan amendemen sebagai satu kesatuan yang utuh. Sekarang yang penting kedewasaan elite politiknya, kalau rakyat sudah matang. Para elite harus mampu menjaga kedaulatan rakyat," kata Benny.

Isu penundaan pemilu, menurut Benny, tidak perlu ada karena rakyat sudah matang dalam berdemokrasi dan siap menyukseskan Pemilu 2024 sesuai jadwal.

"Tidak ada situasi kedaruratan. Kita yakin pemilu akan berjalan baik," kata Benny.

Pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Umar Sholahudin, mengatakan bahwa gagasan pengembalian MPR sebagai lembaga tinggi negara perlu kajian yang lebih cermat dan mendalam serta harus diletakkan dalam ruang terbuka agar dapat didiskusikan.

"Harus ada ruang deliberasi politik publik agar gagasan itu tidak hanya milik elite, tapi juga jadi diskursus publik (masyarakat). Bukan gagasan elite semata, tapi gagasan dan kepentingan serta kebutuhan sang pemilik kedaulatan yakni rakyat. Gagasan itu tentu saja akan berkonsekuensi pada amendemen konstitusi, ini yang harus kita cermati juga, jangan sampai amendemen konstitusi menjadi ladang dan arena politik para elite yang bersumbu pendek, arena kepentingan politik segelintir elite yang pragmatis," kata Umar.

Konsekuensi dari kedudukan MPR tersebut membuka peluang kembali Presiden dan Wakil Presiden akan dipilih secara tidak langsung. Ini akan mereduksi prinsip kedaulatan rakyat. Gagasan tersebut akan baik dan relevan ke depannya jika sistem dan kelembagaan partai dan DPR dalam kondisi stabil.

Tujuan Tertentu

Sekretaris Jenderal Pergerakan Advokat, Eko Prastowo, Kamis (17/8), saat diminta tanggapannya mengenai pidato Ketua MPR, Bambang Soesatyo dan juga Ketua DPD, La Nyalla Mattaliti mengatakan, sangat yakin pidato tersebut mempunyai maksud dan tujuan tertentu.

Menurut Eko, sudah jelas, salah satu hasil perjuangan gerakan reformasi untuk menurunkan rezim Orde Baru yang berkuasa selama 32 tahun, adalah presiden dipilih langsung oleh rakyat.

Pemilihan Presiden (Pilpres) langsung, kata Eko, merupakan landasan kuat demokrasi yang telah ditegakkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Pelaksanaan pemilu sebagai manifestasi kedaulatan rakyat memiliki peran krusial dalam menentukan wakil-wakil terpilih di berbagai tingkatan, termasuk Presiden dan Wakil Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.