Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesejahteraan Rumah Tangga Global Alami Penurunan

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Kesejahteraan Rumah Tangga Global Alami Penurunan Doc: ISTIMEWA
Ket. Global Wealth Report mengatakan total kekayaan bersih pribadi turun 2,4 persen pada 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

JENEWA - Menurut sebuah riset terbaru Global Wealth Report, tingkat kesejahteraan untuk setiap rumah tangga secara global yang diukur dalam nominal dollar Amerika Serikat (AS) saat ini mengalami penurunan pada tahun lalu untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 2008.

Total kekayaan bersih yang dimiliki oleh seorang individu turun 2,4 persen pada 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut Global Wealth Report edisi ke-14 yang dirilis, Selasa (15/8).

Menurut laporan yang disusun oleh bank Swiss UBS dan Credit Suisse, kekayaan bersih seorang individu turun 11,3 triliun dollar AS menjadi 454,4 triliun dollar AS. Kekayaan per orang dewasa juga turun sebesar 3.198 dollar AS menjadi 84.718 dollar AS, sebuah penurunan hingga 3,6 persen.

Menurut penelitian, sebagian besar penurunan dapat dikaitkan dengan peningkatan nilai dollar AS terhadap banyak mata uang lainnya.

Dikutip dari Anadolu Agency (AA), aset keuangan berkontribusi paling besar terhadap penurunan kekayaan pada 2022, sementara aset non-keuangan, terutama real estat, tetap stabil meskipun suku bunga meningkat pesat.

Perbedaan Regional

Namun, studi tersebut juga mengungkapkan perbedaan regional dalam pengembangan kekayaan. Hilangnya kekayaan global sangat terkonsentrasi di kawasan kaya seperti Amerika Utara dan Eropa, yang bersama-sama kehilangan 10,9 triliun dollar AS.

Sebaliknya, kecenderungan yang berlawanan terlihat jelas di Amerika Latin. Di sana, penelitian tersebut mencatat peningkatan total kekayaan sebesar 2,4 triliun dollar AS. Hal ini, menurut laporan tersebut, didorong oleh apresiasi mata uang rata-rata sebesar 6 persen terhadap dollar AS.

Studi selanjutnya menunjukkan bahwa perolehan kekayaan tertinggi dicapai oleh Russia, Meksiko, India, dan Brasil.

Dalam hal kekayaan per orang dewasa, Swiss memimpin dengan 685.230 dollar AS, diikuti oleh AS, Hong Kong, Australia, dan Denmark.

Para penulis studi tersebut mengatakan kekayaan global akan meningkat sebesar 38 persen selama lima tahun ke depan, mencapai 629 triliun dollar AS pada 2027.

Selain itu, pertumbuhan di negara-negara berpenghasilan menengah diperkirakan menjadi pendorong utama tren global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.