Bonus Demografi RI Harus Dimanfaatkan dengan Baik
📅 Jumat, 18 Agu 2023, 00:01 WIB | Oleh: Eko S"Proyeksi tersebut bukanlah semata tentang angka, melainkan sebuah imajinasi kolektif yang harus kita wujudkan bersama," tuturnya.
Menurut Menaker, pada konteks ketenagakerjaan dapat ditafsirkan bahwa pembangunan dan pertumbuhan ekonomi menciptakan beragam peluang kesempatan kerja, yang harus diiringi dengan perbaikan kualitas, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.
"Kita perlu menyadari, masih terdapat banyak persoalan dalam pembangunan ketenagakerjaan," ucap Menaker.
Menaker berpesan untuk terus mengembangkan program-program pembangunan ketenagakerjaan pada masa mendatang, sebagai bagian merawat imajinasi kebangsaan Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini menjadi hal konkret yang dapat kita lakukan sebagai insan aparatur Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengisi Kemerdekaan Indonesia," katanya.
Sementara itu, Kepala Pusat Riset Kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nawawi, mengajak para diaspora untuk membantu mengoptimalkan bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia pada tahun 2030 sampai 2040.
Nawawi mengatakan diaspora yang pulang ataupun masih berada di luar negeri punya peran yang sangat strategis bagi Indonesia. "Mereka bisa menjadi bridging antara kepentingan Indonesia dengan negara tempat mereka berada. Diaspora yang banyak ada di Malaysia dan Singapura," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!