Pemerintah Terapkan Dua Strategi Tanggulangi Terorisme
📅 Rabu, 16 Agu 2023, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BPMI Setwapres
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan pemerintah telah menerapkan dua strategi dalam penanggulangan paham radikal terorisme, yakni kontra radikalisasi dan deradikalisasi.
Hal itu disampaikan Wapres menanggapi penangkapan oknum pegawai PT KAI terduga pelaku tindak pidana teroris berinisial DE di Bekasi oleh Densus 88. "Ya sebenarnya dalam rangka penanggulangan radikal terorisme itu kita sebenarnya punya strategi untuk dua hal ya. Pertama itu kontra radikalisasi yang terus dilakukan, Kemudian juga deradikalisasi," ujar Wapres di Jakarta, Selasa (15/8).
Dia mengatakan upaya kontra radikalisasi dilakukan oleh semua kementerian dan lembaga, salah satunya ketika seseorang menjadi pegawai, melalui skrining agar mencegah paparan paham radikal.
Terkait adanya penangkapan terhadap DE, Wapres berharap skrining dilakukan terhadap calon pegawai kementerian dan lembaga dengan ketat. Lebih jauh Wapres mengatakan, untuk mengantisipasi aksi terorisme menjelang pemilu pemerintah melakukan pengawasan di berbagai jalur, baik melalui kementerian, maupun jalur pendidikan. "Juga melalui jalur medsos karena ada juga orang yang terpengaruh bukan karena dia berkomunikasi atau bergaul secara langsung, tapi bisa dilakukan pembinaan melalui medsos," ujar dia.
Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Said Aqil Siradj menyebutkan bahwa virus radikalisme dan terorisme datang dari luar negeri dan bukan karakter bangsa Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!