Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Gembira, Indonesia Peroleh 400 Ribu Vaksin Rabies dari Australia

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Indonesia Peroleh 400 Ribu Vaksin Rabies dari Australia Doc: ANTARA/HO-Kedubes Australia
Ket. Konsul Jenderal Australia Anthea Griffin (kiri), mewakili Pemerintah Australia, memberikan 400 ribu vaksin kepada Direktur Kesehatan Hewan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Indonesia Nuryani Zainuddin (kanan) yang mewakili Pemerintah Indonesia di Denpasar, Bali, Selasa (15/8/2023).

Jakarta - Berita gembira, Pemerintah Australia pada Selasa memberikan 400 ribu dosis vaksin rabies kepada Pemerintah Indonesia di Denpasar, Bali.

Dari 400 ribu dosis vaksin itu, 200 ribu dosis digunakan di Bali, sedangkan 200 ribu dosis lainnya digunakan untuk memerangi wabah rabies darurat di Timor Barat, di mana vaksin sudah dimulai pada 20 Juli 2023.

"Australia bangga mendukung respons rabies Indonesia, yang menargetkan wabah rabies langsung," kata Konsul-Jenderal Australia Anthea Griffin dalam siaran pers Kedubes Australia di Jakarta, Selasa.

Anthea menyelamati layanan kesehatan setempat atas pekerjaan luar biasa mereka dalam mengoordinasikan tanggap darurat.

"Vaksinasi anjing menyelamatkan nyawa manusia, dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam mengendalikan rabies anjing di mana pun," lanjut Anthea.

Kepala Petugas Veteriner Australia Mark Schipp mengatakan kerja sama Australia dan Indonesia dalam rabies tidak hanya mendukung sahabat dan tetangga, tetapi juga turut menghentikan penyebaran rabies di wilayah itu.

Mark mengatakan lebih dari 99 persen kasus rabies pada manusia disebabkan oleh gigitan atau cakaran anjing terinfeksi.

"Rabies 100 persen dapat dicegah melalui vaksinasi rutin pada anjing, mencegah penularan ke manusia, terutama anak-anak, yang menyebabkan lebih dari 40 persen kematian akibat rabies," kata Mark.

Direktur Kesehatan Hewan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Indonesia Nuryani Zainuddin menyebut kemitraan erat dengan Australia dalam kesehatan hewan telah mendukung upaya terkoordinasi Indonesia dalam mengendalikan dan mencegah penyebaran rabies.

"Otoritas kesehatan hewan kami mengoordinasikan penggunaan pasokan vaksin Indonesia untuk memvaksinasi lebih dari 89 ribu anjing dalam tujuh minggu di daerah wabah Bali dan Timor Barat," jelas Nuryani.

Australia bermitra dengan Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan dan Kemitraan Keamanan kesehatan Australia-Indonesia dalam mendukung pemerintah Indonesia mengendalikan rabies.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.