Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Gerak Cepat, Bantul Identifikasi Wilayah yang Mengalami Darurat Pengelolaan Sampah

📅 Senin, 14 Agu 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Gerak Cepat, Bantul Identifikasi Wilayah yang Mengalami Darurat Pengelolaan Sampah Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Harus gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera melakukan identifikasi terhadap wilayah kelurahan maupun kecamatan mana yang betul betul mengalami darurat pengelolaan sampah untuk digarap maupun difasilitasi agar persoalan tersebut segera tertangani.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo di Bantul, Minggu, mengatakan, meski pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Siaga Darurat Sampah menyusul penutupan sementara TPST Piyungan, namun diakui dari 75 kelurahan, 933 dusun, 17 kecamatan se-Bantul tidak semuanya terjadi darurat.

"Sehingga yang harus dilakukan oleh kita adalah identifikasi dulu, identifikasi titik titik mana, pedukuhan mana, kelurahan mana, kecamatan mana yang betul betul terjadi persoalan darurat sampah," katanya.

Dia mengatakan, dalam melakukan identifikasi itu, pemerintah melibatkan unsur kecamatan, lurah dan dukuh dan elemen terkait yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Darurat Pengelolaan Sampah yang terbentuk di tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan beberapa waktu lalu.

"Kita berdayakan camat untuk melakukan inventarisasi itu, dari situ kita akan ketemu data data kelurahan sekian, pedukuhan sekian, termasuk persoalan di situ yang ada wilayah perumahan, wilayah perkampungan," katanya.

Dia mengatakan, kemudian dari data tersebut nantinya dipetakan kebutuhan sarana prasarana termasuk pembiayaan yang bisa dialokasikan dengan dana kelurahan, dana pedukuhan hingga anggaran pemerintah daerah.

"Karena kita tidak mungkin hari ini mengeluarkan bantuan tak terduga untuk urusan itu, karena skema undang-undang belum membolehkan," katanya.

Selain itu, kata dia, dalam menangani persoalan pengelolaan sampah juga dengan pemberdayaan lembaga lembaga, instansi, termasuk perusahaan yang berada di Bantul untuk diajak berpikir bersama dalam situasi darurat sampah saat ini.

"Kemudian kita juga memberdayakan semua elemen elemen yang ada, kami yakin FPRB (forum pengurangan resiko bencana) siap bergerak, Jaga Warga siap bergerak tinggal bagaimana pemerintah membantu mensubsidi memfasilitasi untuk mereka bergerak," katanya.

Dengan demikian, kata dia, dalam pengelolaan sampah pada masa darurat ini akan menjadi kepentingan bersama, dan tanggung jawab bersama yang secara sadar untuk diselesaikan bersama sama.

"Jadi ini bukan paksaan, bukan instruksi, bukan perintah, akan tetapi kesadaran bersama, tugas pemkab menciptakan kesadaran kita semua untuk urusan kedaruratan sampah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.