Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masata Sumsel Dorong Pengembangan Desa Wisata Unggulan

📅 Minggu, 13 Agu 2023, 19:30 WIB | Oleh:
Masata Sumsel Dorong Pengembangan Desa Wisata Unggulan Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Potensi desa di Sumsel menarik dikembangkan menjadi desa wisata.

PALEMBANG - Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Sumatera Selatan mendorong masyarakat dan kepala desa di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat terus mengembangkan desa wisata unggulan.

"Akhir-akhir ini mulai banyak dikembangkan desa wisata bahkan mendapat Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) atau penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Anugerah Pesona Indonesia (API) Award," kata Ketua Masata Sumsel Herlan Aspiudin di Palembang, Ahad.

Menurut dia, desa yang tersebar di sejumlah daerah dalam provinsi ini memiliki banyak potensi wisata, jika dikembangkan atau dikemas menjadi desa wisata dengan konsep ekowisata bisa menjadi daya tarik wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara berkunjung ke desa.

Untuk mengembangkan desa wisata bisa mencontoh desa wisata warna warni Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel yang pernah meraih juara II kategori Ekowisata Terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award pada 2020.

Kemudian desa wisata Sungsang, Kabupaten Banyuasin yang memiliki topografi daratan yang mayoritas perairan sungai, dengan pohon mangrove di sekitar bibir sungai, hasil sumber daya alam yang melimpah dengan mata pencarian utama sebagai nelayan.

Desa Gajah Mati dan Desa Tegal di Kabupaten Musi Banyuasin yang meraih penghargaan Anugerah Pesona Desa Wisata Sumsel 2023.

Desa Gajah Mati, Kecamatan Babat Supat mendapatkan penghargaan kategori kelembagaan mengembangkan inovasi kelembagaan desa yang mendukung pariwisata dengan objek wisatanya 'Embung Senja'.

Sedangkan Desa Tegal Mulyo, Kecamatan Keluang penghargaan kategori 'homestay' menawarkan pengalaman menginap yang autentik dan menarik bagi para wisatawan, menjadi contoh nyata bagaimana menghidupkan sektor 'homestay'di pedesaan.

Pengembangan desa wisata tersebut diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat dan kepala desa lainnya yang memiliki potensi pariwisata yang tidak kalah menariknya, kata mantan Ketua PHRI Sumsel itu.

Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru sebelumnya ketika menyerahkan penghargaan Anugrah Pesona Desa Wisata Sumsel 2023 mengatakan pariwisata tidak bisa berdiri sendiri-sendiri karena butuh kerja komprehensif yang
terintegrasi.

Pengembangan desa wisata perlu pendampingan dari instansi terkait seperti Dinas Pariwisata melakukan penataan objek wisata dan Dinas Pekerjaan Umum membangun jalan akses ke objek wisata dan infrastruktur pendukung lainnya.

Dengan kerja komprehensif semua pihak dan instansi terkait dapat saling mendukung untuk mengembangkan dan memajukan pariwisata di Sumsel, ujar Gubernur Herman Deru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.