Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek Baru PLTU Batu Bara Halangi Target Emisi Indonesia, Riset Tawarkan Solusi

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kami menghitung pembatalan sembilan proyek PLTU baru dapat menghindari pelepasan emisi sebesar 295 juta ton CO2 hingga 2050. Angka ini melebihi emisi pembakaran batu bara untuk pembangkit listrik PLN pada 2021 sebesar 251 juta ton CO2.

Potensi penghindaran emisi jauh lebih besar lagi apabila pemerintah juga memensiunkan 23 PLTU lebih awal. Angkanya bisa menembus 622 juta ton CO2.

Adapun perhitungan kami sudah memperhitungkan penambahan emisi dari naiknya penggunaan pembangkit listrik batubara dan gas yang ada. Kenaikan penggunaan dapat terjadi demi menutup kekurangan produksi listrik akibat proyek-proyek PLTU dibatalkan.

Langkah ke depan

Pemerintah dapat mempertimbangkan rekomendasi kami sembari mengidentifikasi risiko yang akan muncul akibat intervensi terhadap proyek PLTU Baru. Misalnya risiko hukum akibat pengembang PLTU yang menolak pembatalan lalu menggugat keputusan pemerintah maupun PLN ke pengadilan. Ini pernah terjadi saat pemerintah membatalkan proyek PLTU Kaltelseng 3 yang berlokasi di Kalimantan Tengah pada 2020.

Karena itu, pemerintah memerlukan regulasi yang memandatkan PLN untuk mengidentifikasi dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek PLTU. Regulasi ini juga harus dilengkapi dengan aturan yang secara tegas memandatkan puncak emisi pada 2030 (sebelum akhirnya terus dikurangi) dan mencapai nol emisi sektor ketenagalistrikan pada 2050.

Komunikasi awal juga harus dilakukan dari PLN atau pemerintah dengan pemilik proyek PLTU sasaran pembatalan.

Yang tak kalah penting, pemerintah harus memberi akses bagi publik untuk memantau perkembangan proyek-proyek PLTU yang berada dalam perencanaan.The Conversation

Raden Raditya Yudha Wiranegara, Senior Researcher, Institute for Essential Services Reform dan Akbar Bagaskara, Researcher, Institute for Essential Services Reform

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.