Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga dan Nelayan Kompak Selamatkan Paus Terdampar di Pantai Citepus Sukabumi

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 16:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga dan Nelayan Kompak Selamatkan Paus Terdampar di Pantai Citepus Sukabumi Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Warga dan nelayan saat mengevakuasi paus yang terdampar di Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (9/8).

Sukabumi - Warga dan nelayan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyelamatkan Paus Hidung Botol yang terdampar di Pantai Citepus pada Rabu (9/8).

"Diduga paus tersebut terdampar sampai ke pantai karena terdorong oleh ombak atau gelombang laut yang saat ini sedang pasang," kata Kasatpolair Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar di Sukabumi, Rabu.

Menurut Tenda, paus yang terdampar di pasir Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, ini diduga jenis Paus Hidung Botol.

Warga dan nelayan menemukan paus terdampar ini sekitar pukul 09.00 WIB, yang saat ditemukan kondisinya masih hidup namun terdapat beberapa luka pada bagian tubuh hewan mamalia itu.

Adapun ukuran paus tersebut panjang sekitar tiga meter dengan bobot diperkirakan mencapai 300 kilogram. Warga dan nelayan yang melihat paus tersebut berusaha menariknya ke daerah pantai yang lebih dalam agar bisa berenang.

Karena bobot yang besar, warga dan nelayan kesulitan untuk menarik sampai ke lokasi pantai yang lebih dalam, sehinggapihaknya berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi untuk menggunakan kapal nelayan guna mengevakuasi paus itu hingga ke tengah laut agar bisa berenang.

"Cukup sulit untuk mengevakuasi paus itu, selain bobot yang besar juga terkendala oleh ombak, sehingga tubuh paus itu kembali terdorong ombak ke pantai. Maka dari itu, kami berkoordinasi dengan HNSI agar menyediakan kapal untuk mengevakuasi paus itu hingga tengah laut," tambahnya.

Berkat kerja sama tersebut mamalia terbesar di bumi tersebut akhirnya berhasil diselamatkan dan bisa kembali mengarungi laut selatan Kabupaten Sukabumi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sementarasalah seorang warga sekitar, Misbah, mengatakan terkejut saat melihat ada paus berukuran besar terdampar di pantai. Ia pun langsung memanggil temannya yang merupakan nelayan untuk bersama-sama menarik paus itu dari pantai ke laut.

Untuk mengevakuasi paus itu, kata dia, membutuhkan waktu yang cukup lamayakni lebih dari satu jam. Bahkan setelah dicoba ditarik berulang kali masih juga gagal karena ombak yang mengarah ke pantai cukup besar.

"Saat dievakuasi kondisinya masih hidup dan bisa berenang. Diduga paus ini terdampar ke pantai karena terdorong ombak saat berenang di lokasi laut yang dangkal," katanya.

Misbah menambahkan perairan laut selatan Kabupaten Sukabumi ini memang sering dilintasi kawanan paus, bahkan kejadian seperti ini bukan yang pertama kali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.