Singapura Kembangkan AI untuk Identifikasi Mutasi Kanker
📅 Selasa, 08 Agu 2023, 00:01 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SUntuk makalah penelitian, VarNet dilatih berdasarkan data dari lebih dari 300 genom normal dan tumor yang cocok yang terdiri dari tujuh jenis kanker, paru-paru, sarkoma, kolorektal, limfoma, tiroid, hati, dan lambung.
Data pelatihan dihasilkan dari data tumor yang diurutkan seluruh genom dari rumah sakit dan lembaga penelitian di sini, termasuk Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura dan Pusat Kanker Nasional Singapura, serta program genomik kanker Amerika Serikat The Cancer Genome Atlas.
Sumber kode untuk VarNet telah tersedia secara online untuk komunitas riset internasional, yang anggotanya telah menggunakannya dan melaporkan temuan mereka di makalah, kata Skanderup, menambahkan timnya juga bekerja sama dengan orang lain dalam menguji teknologi dalam penelitian klinis. proyek.
Sementara metode AI seperti VarNet tidak akan menggantikan dokter manusia, mereka dapat memberi dokter informasi yang lebih akurat dan terperinci untuk ditindaklanjuti.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami sangat bersemangat untuk mengujinya lebih lanjut dan akhirnya memindahkannya ke klinik untuk menyesuaikan strategi pengobatan yang lebih akurat bagi pasien," katanya.
Kanker adalah penyebab kematian paling umum di Singapura, terhitung 23,9 persen kematian di sini pada 2022. Menurut Singapore Cancer Registry Annual Report 2020, ada 80.753 kasus kanker yang dilaporkan di sini antara tahun 2016 dan 2020.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!