Hikikomori Tak Selamanya Buruk, Seniman Bisa Terlahir dari Penemuan Diri Para Penyendiri
📅 Selasa, 08 Agu 2023, 11:53 WIB | Oleh: Tim PenulisTujuan dari Pull Stay adalah untuk melindungi rumah dan tempat tinggal karakter hikikomori. Dengan demikian, pemain mulai mewujudkan kebutuhan mendalam akan privasi. Pull Stay adalah bukti dari hasil kreatif yang bisa datang dari "kondisi pikiran" yang dimanfaatkan dengan baik. Souji menjelaskan proses kreatifnya sebagai, "memiliki harapan dan membuat sedikit kemajuan setiap hari. Hal itu berhasil bagi saya".
Meski memilih untuk menarik diri dari masyarakat, mempertahankan harapan, dan hubungan secara tidak langsung melalui praktik kreatif telah membantu seniman seperti Souji menggunakan waktu ini untuk pengembangan diri. Tujuannya adalah, dan selalu, untuk dapat kembali ke masyarakat, tetapi dengan caranya sendiri.
Pengusaha Jepang terkenal Kazumi Ieiri, yang juga merupakan seorang penyendiri yang telah pulih, menggambarkan pengalaman hikikomori sebagai "situasi ketika ikatan antara diri kita dan masyarakat terputus". Namun, lanjutnya, tidak perlu terburu-buru untuk merajut kembali ikatan sosial, lebih baik "mengikat simpul-simpul kecil, sedikit demi sedikit".
Proses untuk kembali ke "kehidupan normal" mungkin akan berlangsung secara bertahap bagi sebagian besar dari kita, tetapi ekspresi kreatif dapat menjadi cara yang ampuh untuk berbagi pengalaman isolasi dan terhubung kembali dengan orang lain di dalam dan di luar karantina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris![]()
Jessica Holtaway, Lecturer in Visual Communication, Solent University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!