Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produk Pembersih Serbaguna dan Antinoda dari Minyak Jelantah Diluncurkan

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 20:31 WIB | Oleh:

"Dengan berkembangnya re.peat, diharapkan dapat menyerap lebih banyak sampah dan limbah rumah tangga, baik untuk mendukung proses produksi, maupun sebagai bahan baku," jelasnya.

Produk pembersih serbaguna dan penghilang noda dihadirkan dalam bentuk dan pemanfaatan yang berbeda. Yang pertama dipasarkan dalam bentuk pasta, dan didesain sebagai produk pembersih utama rumah tangga yang ramah lingkungan.

"Dengan performanya yang tinggi, dapat dimanfaatkan untuk membersihkan barang-barang lamasehingga tampak baru. Diharapkan, dengan demikian dapat memperpanjang usia pemakaian barang-barang rumah tangga sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi timbulan sampah," ungkapnya.

Sedangkan untuk produk pembersih noda, berupa bubuk, dan diperuntukkan untuk menghilangkan noda secara aman pada material kain dan sejenisnya. Seperti halnya MPC, Stain Remover menggunakan bahan-bahan alami. Sehingga, tidak seperti kebanyakan penghilang noda lainnya, baik dalam penggunaan maupun buangan airnya, aman untuk lingkungan dan pengguna.

Lebih jauh Amin Cakrawijaya mengungkapkan, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sepanjang tahun 2022, sampah yang tidak terkelola mencapai lebih dari 8 juta ton dengan komposisi 58,6 persen sampah organik, 18,6 persen sampah plastik, dan sisanya sampah jenis lainnya.

Jutaan ton sampah tersebut kemudian mencemari lahan-lahan terbuka dan badan air, terutama di wilayah perkotaan. Banyak kawasan perkotaan yang terkendala dengan kapasitas TPA-nya yang terbatas, dan sebagian lainnya disebut-sebut bahkan telah mengalami over kapasitas.

Dilansir Nature.com, bahkan empat sungai di Indonesia masuk dalam daftar 20 sungai yang paling banyak menyumbang sampah plastik ke lautan. Dengan kondisi tersebut, penanganan sampah di level hulu (rumah tangga) menjadi penting. Upaya ini dapat dilakukan secara umum dengan cara mengurangi timbulan sampah, dan/atau memaksimalkan pengolahan sampah bersama dengan masyarakat dan UMKM.

"Sudah waktunya kita melakukan sesuatu yang berarti dan mengikhtiarkan solusi, seperti yang diupayakan dalam kolaborasi ini," paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.