Keberadaan Alien Menurut Astronom: Mungkin Ada, tapi Tak Meyakinkan
📅 Selasa, 01 Agu 2023, 13:27 WIB | Oleh: Tim PenulisPara astronom telah menemukan lebih dari 4.000 eksoplanet atau planet yang mengorbit bintang lain, yang jumlahnya berlipat ganda setiap dua tahun. Sebagian dari eksoplanet tersebut dianggap layak huni karena massanya mendekati massa Bumi dan berada pada jarak yang tepat dari bintangnya sehingga bisa memiliki air di permukaannya.
Planet yang paling dekat dengan Bumi adalah yang berjarak kurang dari 20 tahun cahaya, di "halaman belakang" kosmik kita. Ekstrapolasi dari hasil ini menghasilkan proyeksi 300 juta planet layak huni di galaksi kita. Masing-masing planet mirip Bumi ini merupakan eksperimen biologis yang potensial, dan sudah miliaran tahun sejak terbentuknya planet-planet tersebut agar kehidupan bisa berkembang dan kecerdasan serta teknologi bisa muncul.
Para astronom sangat yakin bahwa ada kehidupan di luar Bumi. Seperti yang dikatakan oleh astronom dan pemburu eksoplanet jempolan Geoff Marcy, "Alam semesta tampaknya penuh dengan bahan-bahan biologi." Ada banyak tahapan dalam perkembangan dari Bumi dengan kondisi yang cocok untuk kehidupan hingga alien cerdas yang melompat dari satu bintang ke bintang lainnya.
Para astronom menggunakan Persamaan Drake untuk memperkirakan jumlah peradaban alien berteknologi di galaksi kita. Ada banyak ketidakpastian dalam Persamaan Drake, tapi dengan menafsirkannya berdasarkan penemuan-penemuan eksoplanet baru-baru ini, maka sangat kecil kemungkinannya kalau kita adalah satu-satunya atau yang pertama kali menemukan peradaban yang maju.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keyakinan ini telah mendorong pencarian kehidupan cerdas secara aktif, yang sejauh ini belum berhasil. Jadi, para peneliti telah menyusun ulang pertanyaan "Apakah kita sendirian?" menjadi "Di manakah mereka?"
Tidak adanya bukti keberadaan alien cerdas disebut sebagai Paradoks Fermi. Bahkan jika alien cerdas benar-benar ada, ada sejumlah alasan mengapa kita mungkin tidak menemukan mereka dan mereka mungkin tidak menemukan kita. Para ilmuwan tidak mengabaikan gagasan tentang alien. Namun, mereka tidak yakin dengan bukti-bukti yang ada saat ini karena tidak bisa diandalkan, atau karena ada begitu banyak penjelasan lain yang lebih masuk akal.
Agama dan mitos modern
Sebaiknya Anda baca juga:
UFO adalah bagian dari lanskap teori konspirasi, termasuk kisah-kisah tentang penculikan oleh alien dan lingkaran tanaman yang dibuat oleh alien. Saya tetap skeptis bahwa makhluk cerdas dengan teknologi yang jauh lebih unggul akan melakukan perjalanan triliunan mil hanya untuk menekan panen gandum kita.
Akan lebih baik jika kita menganggap UFO sebagai fenomena budaya. Diana Pasulka, seorang profesor di University of North Carolina, mencatat bahwa mitos dan agama merupakan sarana untuk menghadapi pengalaman yang tak terbayangkan. Menurut saya, UFO telah menjadi semacam agama baru Amerika.
Jadi tidak, saya tidak berpikir bahwa kepercayaan terhadap UFO bukanlah sesuatu yang gila, karena beberapa objek terbang tidak teridentifikasi, dan keberadaan alien cerdas secara ilmiah masuk akal.
Namun sebuah studi terhadap orang dewasa muda menemukan bahwa kepercayaan UFO berhubungan dengan kepribadian skizotipal, kecenderungan terhadap kecemasan sosial, ide-ide paranoid, dan psikosis sementara. Jika kamu percaya pada UFO, kamu mungkin perlu memeriksa kepercayaan tidak konvensional lainnya yang kamu miliki.
Saya tidak masuk ke dalam "agama" UFO, jadi sebut saja saya seorang agnostik. Saya teringat pepatah yang dipopulerkan oleh astronom Carl Sagan, "Penting untuk tetap berpikiran terbuka, tapi jangan sampai terlalu terbuka sehingga otak pun rontok."
Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.![]()
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!