Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Doraemon The Movie: Nobita's Sky' Bercerita Tentang Pelajaran Soal Persahabatan

📅 Selasa, 01 Agu 2023, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
'Doraemon The Movie: Nobita's Sky' Bercerita Tentang Pelajaran Soal Persahabatan Doc: ANTARA/Twitter/@doraemonChannel
Ket. Salah satu adegan dalam animasi "Doraemon the Movie: Nobita's Sky Utopia"

Memiliki teman yang jail dan sombong atau keras kepala dan perundung yang mengintimidasi, bukan berarti harus pergi berpindah planet untuk menghindarinya. Keragaman sifat mereka itulah yang membuat pergaulan menjadi berwarna, meski sifat uniknya kerap memercik konflik.

Gambaran pergolakan batin Nobita itu tertuang apik dalam film Doraemon The Movie: Nobita's Sky Utopia yang saat ini tengah tayang di bioskop Tanah Air. Petualangan Nobita mencari kesempurnaan ke negara fantasi Utopia bermula dari cerita Hidetoshi Dekisugi yang membaca buku fiksi.

Dekisugi sudah memperingatkan bahwa negara Utopia tidak benar-benar ada, namun cerita tentang negara yang penduduknya bahagia tanpa konflik itu telah membuat Nobita penasaran. Tak berhasil membujuk Doraemon untuk mencari Utopia, Nobita kabur ke hutan belakang sekolah. Saat merebahkan tubuhnya menatap ke langit, tiba-tiba Nobita melihat Utopia, negara berbentuk bulan sabit di angkasa.

Nobita berlari pulang mengabarkan apa yang dilihatnya itu kepada Doraemon. Setelah mencari berbagai referensi mengenai Utopia, mereka bersiap melakukan perjalanan petualangan dengan mengajak Shizuka Minamoto. Tapi Suneo Honekawa dan Takeshi Gouda (Giant) yang mencuri dengar rencana itu (seperti biasa) memaksa ikut serta.

Berangkatlah mereka (Doraemon, Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant) terbang menggunakan pesawat penjelajah waktu menuju ke Afrika di tahun 1972. Meski sempat mendapat serangan hingga pesawat mengalami kerusakan, rombongan petualang itu berhasil mendarat di negara Paradapia berkat pertolongan robot kucing hitam dari abad ke-22 Sonya, yang semula menyerangnya.

Hal ganjil kemudian terasa saat menemukan Paradapia yang disebut sebagai negara sempurna dengan semua penduduknya bahagia. Suasana di Paradapia yang serba modern dan megah rasanya kurang masuk akal untuk menggambarkan Afrika di tahun 1972. Meski film itu merupakan animasi dan fiksi tapi semestinya tetap berbasis logika agar tidak terlalu bernuansa khayalan.

Paradapia merupakan pulau mengapung di angkasa ciptaan tiga serangkai Tiga Orang Bijak (Three Sages) bersama Profesor Ray sebagai ahlinya. Segala fasilitas yang terdapat di dalamnya layaknya surga yang membuat Nobita ingin tinggal di sana. Sonya sang penjaga Paradapia membawa sekawanan petualang itu kepada majikannya Tiga Orang Bijak, dan keinginan Nobita dikabulkan.

Memulai kehidupan baru di negara Parapadia membuat Nobita kelabakan. Dia yang biasa dengan gaya hidup semaunya menjadi kesulitan beradaptasi di negara yang serba teratur dan seragam itu. Di Parapadia semua penduduk harus tidur malam pada jam delapan dan bangun pagi pada pukul lima. Semua kegiatan terjadwal dengan tertib dan semua peserta dapat menyelesaikannya dengan sempurna, kecuali Nobita.

Pemandangan yang seolah sempurna itu ternyata hasil rekayasa, semua penduduk negeri di awan ini telah dicuri hatinya melalui teknologi sorotan sinar terang seperti laser, hingga mereka semua tunduk dan patuh di bawah kendali Tiga Orang Bijak. Rahasia itu terungkap melalui Hannah, seorang siswi yang bersekolah di Paradapia bersama sahabatnya Marimba.

Kondisi Nobita yang tetap sama dan tampak berbeda dengan teman-temannya yang telah berubah sempurna, rupanya karena tidak mempan dihipnotis dengan sorotan sinar pencuri hati oleh komplotan penguasa Paradapia.

Mendengar pengakuan dari Hannah, Nobita dan Doraemon bermaksud ingin menyelamatkan teman-temannya untuk kabur dari negara penuh rekayasa tersebut, namun terlambat karena ketiganya (Shizuka, Suneo, Giant) telah berubah.

Dalam upaya melarikan diri terjadilah peperangan, atas perintah Three Sages, Sonya menyerang Doraemon dan Nobita. Dalam kegentingan saling serang, keduanya menasihati Sonya agar menyadari bahwa yang dia lakukan atas kendali para penjahat.

Doraemon The Movie: Nobita's Sky Utopia merupakan film seri ke-42 dari animasi Doraemon karya Fujiko F. Fujio. Film berdurasi 107 menit itu disutradarai Takumi Doyama berdasarkan skenario yang ditulis Ryota Furusawa.

Film diisi oleh sejumlah pengisi suara, seperti Wasabi Mizuta sebagai Doraemon, Megumi Ohara menjadi Nobita, hingga Yumi Kakazu untuk suara Shizuka. Juga, Subaru Kimura sebagai Giant, Tomokazu Seki pada sosok Suneo, hingga Ren Nagase untuk karakter Sonya si kucing hitam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.