Teknologi Kuantum Bantu Investasi Pribadi, Dukung Kesejahteraan Finansial
📅 Senin, 31 Jul 2023, 09:31 WIB | Oleh: Tim PenulisTeknologi kuantum juga menjanjikan dalam komunikasi kuantum dan kriptografi, ilmu pengetahuan yang menggunakan teknik matematika dan algoritma yang kompleks untuk mengamankan data. Mekanika kuantum dapat melindungi informasi rahasia dan sensitif, sehingga hampir mustahil bagi penyadap untuk masuk.
Lalu, apa hubungannya dengan dunia finansial?
Dalam berbagai situasi, metode tradisional seringkali kesulitan dan memakan waktu ketika dihadapkan pada proses komputasi yang kompleks dan harus diselesaikan dengan cepat. Komputasi adalah sebagai suatu proses untuk memanipulasi data atau informasi dengan tujuan memecahkan masalah, melakukan perhitungan, atau bahkan menjalankan tugas tertentu - mulai dari pengoperasian Microsoft Excel dan Google Sheets hingga permbuatan dunia virtual dan animasi.
Penggunaan teknologi kuantum, misalnya, memiliki keterkaitan dengan kesejahteraan finansial para investor dan pelaku pasar. Dengan menggunakan teknologi kuantum, para investor dan pelaku pasar dapat dengan cepat memperoleh hasil dan informasi penting dan memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan investasi dengan lebih tepat waktu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal ini terkait dengan bagaimana teknologi kuantum memungkinkan penghitungan yang lebih cepat dan akurat dalam menetapkan harga opsi, serta memungkinkan penilaian risiko dan strategi perdagangan yang lebih baik. Harga opsi mengacu pada nilai atau biaya dari sebuah kontrak keuangan yang disebut "opsi", jenis instrumen derivatif yang diperdagangkan di pasar keuangan. Opsi tersebut memberikan pemegang opsi hak untuk membeli atau menjual saham atau komoditas lainnya pada harga tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Opsi bisa saja memiliki tanggal jatuh tempo, yang menunjukkan batas waktu kapan hak tersebut bisa digunakan.
Raymond Lee, pakar keuangan kuantum dan kecerdasan buatan dari United International College, Cina mengatakan dalam bukunya "Quantum Finance" (2020) bahwa aplikasi teknologi kuantum dalam dunia finansial dapat dilihat dari dualitas gelombang-partikel pasar keuangan itu sendiri.
Dalam fisika kuantum, gelombang dan partikel merupakan dua konsep dasar yang membentuk dasar dari teori mekanika kuantum. Gelombang adalah entitas yang dapat menyebar dan meluas. Sementara, partikel merupakan entitas yang terlokalisasi dengan posisi atau momentum tertentu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di pasar keuangan, harga saham bisa dilihat sebagai partikel yang dapat dibeli dan dijual. Misalnya, ketika investor membeli saham dari suatu perusahaan, mereka dapat memperoleh hak kepemilikan sebanyak yang mereka beli. Pada saat itu harga saham memiliki nilai yang terlokalisasi dan dapat diidentifikasi.
Namun, harga saham juga dapat dilihat sebagai gelombang yang bisa naik turun, berfluktuasi, dan berubah ubah dari waktu ke waktu akibat peristiwa politik, sentimen pasar, dan lain sebagainya.
Dualitas gelombang-partikel pasar keuangan memiliki banyak implikasi bagi dunia keuangan dan memungkinan pengembangan bidang keuangan baru, yakni quantum finance. Bidang kajian ini memiliki potensi untuk merevolusi cara berpikir manusia tentang keuangan dan membuat strategi perdagangan baru yang lebih menguntungkan daripada strategi perdagangan tradisional.
Beberapa negara maju pun sudah mulai menerapkan teknologi kuantum guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kualitas riset, dan kemajuan industrinya. Misalkan saja Jepang, yang baru merilis komputer kuantum pertama mereka secara online per 27 Maret 2023.
Keuangan kuantum di Indonesia
Di Indonesia, pertumbuhan teknologi kuantum belum begitu populer. Di samping masih ketinggalan dalam segi akses, ada beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian lebih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!