Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Mojokerto Ajak Calon Ibu Minum TTD Cegah 'Stunting'

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 21:22 WIB | Oleh:
Pemkab Mojokerto Ajak Calon Ibu Minum TTD Cegah 'Stunting' Doc: ANTARA/HO Pemkab Mojokerto
Ket. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di selatan gerakan minum tablet tambah darah (TTD) di SMPN 2 Kemlagi, Jumat (28/7).

MOJOKERTO == Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengajak calon ibu untuk rutin meminum tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya mencegah anemia kronis yang berakibat pada kelahiran bayi stunting.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Mojokerto, Jumat, mengatakan pihaknya terus menggencarkan gerakan minum TTD secara serentak agar kedepannya para remaja putri (Rematri) di Mojokerto dapat terhindar dari anemia kronis yang dapat menyebabkan ibu melahirkan bayi stunting.

"Pelaksanaan minum TTD secara serentak merupakan program dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan yang wajib dilakukan di seluruh Indonesia, karena saat ini bangsa Indonesia menghadapi masalah besar terkait ancaman kualitas sumber daya manusia, yakni stunting," katanya di sela kegiatan gerakan minum TTD di SMP Negeri 2 Kemlagi.

Ia mengatakan, ada beberapa makanan yang mengandung zat besi yaitu bayam, daun ketela, kacang-kacangan, jeroan, tapi lebih tepatnya adalah hati.

"Jadi makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu kacang-kacangan, hati, bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, kemudian kuning telur. Karena faktanya 30 persen atau sepertiga remaja putri di Indonesia mengalami kondisi yang namanya anemia atau kekurangan darah," ujarnya.

Ia mengimbau seluruh siswi untuk selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan minum TTD setiap pekan.

Hal tersebut perlu dilakukan, selain mengatasi anemia mencegah ibu melahirkan bayi stunting, anemia juga dapat menyebabkan mudah mengantuk, otak tidak bisa berpikir dengan cepat, dan tidak bisa konsentrasi.

"Terdapat dua faktor yang dapat menghambat dan mempercepat penyerapan zat besi pada tubuh, yakni minum kopi dan teh setelah makan sebelum satu jam dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Akan tetapi minum jus jeruk atau semacamnya bisa mempercepat penyerapan zat besi di dalam usus," tuturnya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.