CCTV Lokasi Penembakan Polisi Dianalisis
📅 Jumat, 28 Jul 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
BOGOR - Polres Bogor tengah mendalami kasus penembakan Bripda IDF oleh rekannya dengan menganalisis barang bukti serta CCTV yang ada di lokasi penembakan. Informasi ini disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Kamis (27/7).
"Penyidik Polres Bogor dan Paminal Polda Jabar sedang mendalami, mengembangkan dan menganalisis barang bukti. Mereka juga mengumpulkan bukti-bukti termasuk analisis CCTV lokasi tempat kejadian perkara," kata Ramadhan.
Peristiwa penembakan Bripda IDF terjadi Minggu (23/7) pukul 01.40 WIB di Rusun Polri Cikeas Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Penembak adalah Bripda IMS dan Bripka IG. Mereka adalah rekan korban, sesama anggota Densus 88 Antiteror Polri.
Ramadhan tidak bisa menjelaskan ruang yang menjadi lokasi penembakan. Namun, dari CCTV akan diketahui ruangan, baik di dalam atau di luar rusun. "Yang jelas CCTV tengah dianalisis apakah. Nanti diketahui penembakan di ruangan, di luar ruangan, atau saat menuju lokasi atau TKP," katanya.
Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) tewas terkena tembakan dari senjata api yang dibawa rekannya. Di tempat terpisah, Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengatakan sudah mengautopsi jenazah Bripda IDF.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyebut Bripda IDF mengalami luka tembak di bagian leher dekat belakang kuping bagian kanan tembus ke kiri. Jenazah telah dipulangkan ke rumah duka di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (25/7). Jenazah dijemput keluarga dan sudah dimakamkan.
"Proses autopsi sudah benar. Dia terkena hanya luka tembak satu di bagian belakang telinga kanan sampe belakang telinga kiri," kata Hariyanto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!