Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Pembunuh di Pelabuhan Benoa Positif Narkotika

📅 Sabtu, 11 Apr 2026, 14:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lima Pembunuh di Pelabuhan Benoa Positif Narkotika Doc: ANTARA/Rolandus Nampu
Ket. Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Komisaris Besar Polisi Leonardo David Simatupang memberikan keterangan terkait peristiwa kriminal di Denpasar, Bali, Sabtu (11/4).

Denpasar -- Kepolisian Resor Kota Denpasar menyatakan lima tersangka kasus pembunuhan dua orang di Kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, positif menggunakan narkotika.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang mengatakan hasil tes kit menunjukkan kelimanya positif mengonsumsi zat amphetamin.

“Ada amphetamin bermacam-macam, positif. Mereka menggunakan narkotika. Kelimanya positif berdasarkan hasil tes kit,” kata Simatupang di Denpasar, Bali, Sabtu.

Ia menjelaskan pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk mendalami penggunaan narkotika tersebut, termasuk asal barang dan waktu terakhir para tersangka mengonsumsi.

Rencananya, kelima tersangka berinisial SA, DH, NU, DR, dan IS akan dilakukan pemeriksaan darah.

Menurutnya, penanganan terkait narkotika akan dikembangkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar.

“Satuan Narkoba akan menindaklanjuti, mengembangkan mereka menggunakan ataupun dapatnya dari mana,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya gangguan kejiwaan terhadap para pelaku.

Namun, dugaan sementara motif penganiayaan dipicu oleh emosi dan sakit hati di antara para pelaku dan korban yang diketahui saling mengenal.

“Mereka sama-sama bekerja, berteman, dan sempat minum bersama. Kemungkinan dipengaruhi minuman,” kata dia.

Kapolresta menambahkan, jumlah pelaku untuk sementara dipastikan lima orang, meski sebelumnya sempat muncul informasi lebih dari itu.

“Dari pendalaman sementara lima orang, nanti bisa berkembang dari keterangan saksi lain,” ujarnya.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan lima tersangka berinisial SA, DH, NU, DR, dan IS.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 04.30 Wita di Jalan Pelabuhan Benoa No. 7 X, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.