Dangdut Koplo ala Denny Caknan, Cara Baru Revitalisasi Bahasa Jawa lewat Hiburan Massa
📅 Kamis, 27 Jul 2023, 13:33 WIB | Oleh: Tim PenulisBahkan, selanjutnya pendengar akan dipertemukan dengan bahasa Inggris di bait lain, misalnya:
"Tresno kuwi ra koyo Instagram, seng diklik langsung oleh ati, duh Gusti nopo kulo di-prank" ("Cinta itu tidak seperti Instagram, yang jika diklik langsung mendapat hati, ya Tuhan, mengapa saya dipermainkan").
Pencampuran tiga bahasa ini menyerupai penggunaan bahasa Jawa dalam keseharian generasi muda yang multilingual.
Sangat sering terjadi ketika seorang penutur bahasa Jawa tanpa disadari memasukkan kata, frasa, klausa, atau bahkan kalimat bahasa Indonesia dalam percakapannya, yang pada dasarnya menggunakan bahasa Jawa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Revitalisasi bahasa Jawa lewat hiburan massa
Hal-hal di atas membuat lagu-lagu Denny Caknan sebagai contoh bagaimana aliran dangdut koplo bisa dimanfaatkan sebagai upaya aktif revitalisasi bahasa di kalangan kaum muda.
Penggunaan alih bahasa dalam liriknya kami anggap bukan merusak bahasa Jawa, tapi justru meningkatkan daya tarik bahasa Jawa dan mempopulerkannya di ruang publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ini disebut "normalisasi bahasa", seperti yang juga dilakukan ilmuwan komputer dari Columbia University di Amerika Serikat (AS), John E. Ortega dan rekan-rekannya beberapa tahun lalu terhadap bahasa suku Amazon dengan bantuan teknologi. Melalui dangdut koplo, justru terjadi normalisasi bahasa Jawa lewat hiburan massa.![]()
Nurenzia Yannuar, Assistant professor, Universitas Negeri Malang; Ika Nurhayani, Ph.D/Dosen, Universitas Brawijaya, dan Wawan Eko Yulianto, Dosen Sastra Inggris, Universitas Ma Chung
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!