Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Para Ahli Ingatkan Dampak Gelombang Panas Bisa Lebih Buruk

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 00:03 WIB | Oleh:

Studi ini juga menemukan bahwa gelombang panas ini lebih panas daripada tanpa perubahan iklim.

Pekan lalu, ahli klimatologi Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional, Gavin Schmid, mengatakan kepada wartawan bahwa Juli 2023 tidak hanya akan menjadi bulan terpanas sejak pencatatan dimulai, tetapi juga terpanas dalam "ratusan, jika tidak ribuan tahun".

Para ahli mengatakan gelombang panas tidak dapat dikaitkan hanya dengan pola cuaca El Nino yang menghangat, yang diperkirakan tidak akan menguat hingga akhir tahun ini.

Seperti halnya dampak lain dari perubahan iklim, mereka yang paling rentanlah yang paling berisiko.

Organisasi Kesehatan Dunia atauWorld Health Organization (WHO), pekan lalu mengatakan bahwa panas ekstrem membebani sistem perawatan kesehatan, menyerang orang tua, bayi, dan anak-anak.

WHO mengatakan sangat prihatin dengan orang-orang dengan penyakit kardiovaskular, diabetes dan asma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.