Sekjen PBB Mengutuk Keras Serangan Rudal Rusia ke Katedral Odessa
📅 Senin, 24 Jul 2023, 15:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP/Jae C. Hong
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Minggu (23/7) "mengutuk keras" serangan rudal Rusia di kota pelabuhan Ukraina, Odessa, yang menyebabkan korban sipil dan merusak Katedral Transfigurasi.
"Selain korban yang mengerikan akibat perang yang merenggut nyawa warga sipil, ini adalah serangan lain di wilayah yang dilindungi di bawah Konvensi Warisan Dunia, yang melanggar Konvensi Den Haag 1954 untuk Perlindungan Properti Budaya dalam Peristiwa Konflik Bersenjata," kata juru bicaranya Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikutip Anadolu.
"Sekretaris Jenderal mendesak Federasi Rusia untuk segera menghentikan serangan terhadap kekayaan budaya yang dilindungi instrumen normatif internasional yang telah diratifikasi secara luas," tambah Dujarric.
Ukraina mengatakan setidaknya satu orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia semalam di Odessa.
Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan membantah mereka menargetkan gereja tersebut, dan mengatakan bahwa target tersebut "terletak pada jarak yang aman dari kompleks gereja."
Sebaiknya Anda baca juga:
"Perencanaan serangan presisi tinggi terhadap infrastruktur militer dan teroris rezim Kiev dilakukan berdasarkan informasi yang diverifikasi dan dikonfirmasi dengan hati-hati melalui beberapa saluran, dengan sengaja mengecualikan penghancuran fasilitas sipil serta objek warisan budaya dan sejarah," kata pernyataan itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!