Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dewan Akan Diberi Akses 'E-Budgeting'

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 05:21 WIB | Oleh:
Dewan Akan Diberi Akses  'E-Budgeting' Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai menghadiri Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2022 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (20/7/2023).

JAKARTA - Anggota DPRD Jakarta dipertimbangkan akan diberi akses ke sistem e-planning dan e-budgeting. Rencana ini dikemukakan penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. ??????"Nanti kami bicarakan dengan Sekretariat Daerah dan Bapenda mengenai e-planning, e-budgeting," ujar Heru.

Dia mengatakan ini usai menghadiri Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2022 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis. Hal itu disampaikan Heru setelah anggota DPRD, Bambang Kusmanto, minta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membagikan kata sandi(password)agar dewan bisa mengakses e-budgeting dan e-planning demi keterbukaan informasi.

"Jadi, itu bukan diprotes. Tapi diusulkan oleh Bambang agar dewan bisa melihat e-planning dan e-budgeting," tutur Heru. Menurutnya, usul itu wajar saja. Supaya hasil reses para anggota DPRD DKI Jakarta bisa dimonitor dari awal, masuk atau tidak.

Dalam rapat paripurna, Bambang mengatakan bahwa permintaan akses tersebut sesuai dengan fungsi pengawasan dewan. Menurutnya, dewan memang memiliki hak untuk bisa mendapatkan akses dalam memonitor pelaksanaan APBD.

Terlebih, sejumlah pemerintah daerah telah mendapatkan akses sejak lama seperti di wilayah Bogor, Bandung, Cirebon, dan Tegal. "Sejak lima tahun lalu sudah selalu dibahas. Kami selalu minta kepada Bapenda maupun Kominfo untuk bisa akses, namun tidak pernah direalisasikan," terangnya.

Harapan Bambang, dengan diwujudkannya akses maka dewan bisa memonitor aspirasi warga Jakarta yang diperjuangkan melalui reses dengan maksimal.

Dinonaktifkan

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menonaktifkan MH dari jabatannya sebagai Kepala Seksi Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dia diduga memaksa petugas Penanganan Prasarana dan Saranan Umum (PPSU) agar berutang ke pinjaman daring (online/pinjol).

"MH sudah dinonaktifkan. Kini sedang diproses oleh inspektorat," kata HeruBudi Hartono. Menurut dia, pemberian sanksi selanjutnya ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan tim inspektorat yang mengacu ketentuan disiplin aparatur sipil negara (ASN).

"Nanti dilihat rekomendasi dari inspektorat. Saya minta secepatnya diselesaikan. Tidak pantaslah perilaku MH," kata Heru. Sebelumnya, Inspektorat Provinsi DKI Jakarta telah memeriksa Camat Kelapa Gading, Darmawan, dan Pelaksana Tugas Lurah Kelapa Gading Barat, Rahmat Syahputra, terkait petugas PPSU yang dipaksa mengajukan pinjol dan koperasi untuk atasannya.

"Semua dipanggil, tidak hanya petugasnya, tapi juga kepala seksi kelurahan, juga lurah dancamatsudah dipanggil," kata Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah, Sigit Wijatmoko. Sigit menjelaskan tengah meneliti secara komprehensif akar masalah untuk bisa mencegah dan memastikan kasus serupa tidak terulang.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga ingin mendalami motif oknum tersebut. "Kita ingin dapat informasi lengkap, termasuk juga biasanya bagaimana mereka melakukan dan mencari calon. Itu kita pelajari," ujar Sigit. Menurut dia, ada sanksi penonaktifan kepada atasan PPSU yang menjabat sebagai kepala seksi di Kelurahan Kelapa Gading Barat.

Sanksi tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Mekanisme itu sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010. Ada pemberhentian sementara untuk pemeriksaan. Hal itu bukan baru yang dilakukan Pemprov DKI. "Pemberian sanksi oleh atasan langsung. Kalau kepala seksi kelurahan, ya dilakukan di tingkat kota," kata Sigit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.