Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS, Jepang, dan Korsel Gelar Pertemuan Puncak

📅 Jumat, 21 Jul 2023, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS, Jepang, dan Korsel Gelar Pertemuan Puncak Doc: AFP/JAPAN POOL
Ket. Pertemuan Puncak I Presiden AS, Joe Biden, PM Jepang, Fumio Kishida, dan Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol, saat bertemu di sela-sela KTT G7 di Hiroshima pada 21 Mei lalu. Kantor Kepresidenan Korsel pada Kamis (20/7) mengumumkan bahwa pemimpin dari ke-3 negara itu akan kembali bertemu di AS pada 18 Agustus mendatang.

SEOUL - Para pemimpin Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang, akan bertemu pada Agustus di Amerika. Informasi itu disampaikan oleh kantor Kepresidenan Korsel pada Kamis (20/7), sementara ketiga negara itu berupaya untuk meningkatkan kerja sama militer demi menghadapi ancaman nuklir Korea Utara (Korut) yang kian berkembang.

Saat ini hubungan antara Pyongyang dan Seoul sedang berada di salah satu titik terendah mereka, dengan diplomasi macet dan pemimpin Korut, Kim Jong-un, menyerukan peningkatan pembuatan senjata, termasuk senjata nuklir taktis.

Sebagai tanggapan, Presiden Yoon Suk Yeol telah membawa Korsel semakin dekat dengan sekutu lamanya, Washington DC, dan bahkan berusaha melupakan permusuhan dengan bekas penguasa kolonialnya, Jepang, dalam upaya menghadapi Korut.

Pada April lalu, Seoul dan Washington DC mengatakan bahwa jika Pyongyang menggunakan senjata nuklirnya terhadap para sekutu, Korut akan menghadapi reaksi nuklir dan akhir dari rezim.

"Pertemuan puncak trilateral Korea-AS-Jepang dijadwalkan diadakan di AS pada Agustus," kata kantor Kepresidenan Korsel, seraya menambahkan bahwa tanggal dan lokasi persisnya akan diumumkan kemudian.

Sementara itu kantor berita Yonhap melaporkan pertemuan itu akan berlangsung pada 18 Agustus di Camp David di dekat Washington DC, seraya mengutip sumber-sumber yang tidak disebutkan namanya.

Pengumuman itu dikeluarkan beberapa hari setelah Seoul dan Washington DC mengadakan pertemuan pertama Kelompok Konsultatif Nuklir di ibu kota Korsel.

Nasib Tentara AS

Pada Selasa (18/7) lalu, sebuah kapal selam bersenjata nuklir AS berlabuh di Busan untuk pertama kalinya sejak 1981.

Pyongyang pekan lalu mengatakan berhasil menguji coba Hwasong-18, misil balistik antarbenua berbahan bakar padatnya yang pertama, untuk kedua kalinya. Para analis mengatakan uji coba itu mewakili terobosan besar bagi program senjata Korut yang dilarang.

Pengumuman itu juga muncul sewaktu Washington DC pada Selasa mengumumkan bahwa seorang tentara AS, yang telah dipenjarakan di Korsel atas tuduhan melakukan penyerangan, diyakini telah ditahan oleh Korut setelah melintasi perbatasan.

Pyongyang memiliki riwayat panjang menahan warga AS dan menggunakan mereka sebagai alat tawar menawar.

Hingga berita ini ditulis pada Kamis (20/7), pihak pemerintah AS mengatakan bahwa Korut belum memberikan tanggapan mengenai keberadaan tentara AS yang menyeberangi perbatasan antar Korea itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan bahwa Pentagon telah menghubungi rekan-rekannya di Tentara Rakyat Korea terkait masalah ini, namun sejauh ini masih belum ada tanggapan. AFP/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.