Takut Ditangkap, Presiden Rusia Pastikan Absen dari KTT Ekonomi BRICS
📅 Kamis, 20 Jul 2023, 07:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPengumuman Rabu datang sehari setelah dokumen pengadilan dipublikasikan di mana Ramaphosa mengatakan bahwa setiap upaya Afrika Selatan untuk menangkap Putin akan dipandang sebagai "deklarasi perang" oleh Rusia. Pernyataan tertulis yang dibuat oleh Ramaphosa adalah bagian dari tanggapan pemerintah terhadap tantangan pengadilan yang diajukan oleh partai oposisi utama negara itu untuk memaksanya menangkap Putin.
"Saya harus menggarisbawahi, demi transparansi, bahwa Afrika Selatan memiliki masalah yang jelas dalam melaksanakan permintaan untuk menangkap dan menyerahkan Presiden Putin," kata Ramaphosa dalam pernyataan tertulis.
"Rusia telah memperjelas bahwa menangkap presidennya yang sedang menjabat akan menjadi deklarasi perang".
Namun, juru bicara Kremlin Peskov membantahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak ada yang menunjukkan apa pun kepada siapa pun," kata Peskov.
"Di dunia ini, sangat jelas bagi semua orang apa arti upaya melanggar batas kepala negara Rusia. Jadi tidak perlu menjelaskan apa pun kepada siapa pun di sini".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!