Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Sertifikasi 300 Nelayan Maluku Utara

📅 Kamis, 20 Jul 2023, 20:06 WIB | Oleh:
KKP Sertifikasi 300 Nelayan Maluku Utara Doc: ANTARA/HO-MSC Indonesia
Ket. Nelayan kecil penangkap ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) di Desa Waepure, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku Umar Papalia (paling depan), Sabtu (30/10) sedang memancing ikan dengan pancing ulur. Dengan cara itu mengantarkan nelayan setempat berhasil meraih sertifikasi ekolabel dari Marine Stewardship Council (MSC).

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan sertifikasi kepada 300 nelayan di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara untuk meningkatkan keahlian dan kemampuan teknis mereka.Hal tersebut dilakukan agar kecelakaan kerja di laut dapat diminimalkan dan membangun kesadaran untuk tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang melanggar ketentuan."Tujuan utamanya agar nelayan cakap saat mengoperasikan kapal, dapat meningkatkan hasil tangkapan ikan, mengurangi risiko kecelakaan saat melaut, serta sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya penangkapan ikan ilegal untuk mengetahui kapal-kapal yang tidak berizin," ujar Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) KKP I Nyoman Radiarta dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.Ia menegaskan pelatihan dan sertifikasi untuk masyarakat di sektor kelautan perikanan merupakan salah satu program strategis Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP) pada program Vocational Goes to Actors (VOGA) sebagai upaya meningkatkan kapasitas teknis dan pengetahuan dalam penangkapan ikan yang bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) Lilly Aprilya Pregiwati menjelaskan bahwa peserta yang mendapatkan sertifikat sebagai tanda seorang nelayan kompeten untuk bekerja pada kapal perikanan."Sertifikasi ini merupakan kompetensi nelayan yang bekerja pada kapal 5 gross ton (GT) ke bawah dan anak buah kapal (ABK) dengan kapal berukuran 5 - 30 GT," jelasnya.

Adapun program VOGA yang dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi masyarakat kelautan dan perikanan di berbagai lokasi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.